Kebacut, Sapi Mertua Dicuri Juga

Kebacut, Sapi Mertua Dicuri Juga Tersangka Gunowo (insert) ketika diamankan di Mapolsek Karangploso dan sapi mertuanya yang jadi barang bukti.(agung)

MALANG - Pria ini bisa dibilang kebacut. Sapi milik mertuanya dicuri juga. Akibat perbuatannya itulah, Gunowo, 39, harus mendekam di sel Polsek Karangploso, Kabupten Malang sejak Rabu (9/1) lalu. 

Warga Dusun Lasah, Desa Tawangargo, Karangploso ini, ditangkap karena membawa lari seekor sapi milik Siam,56, yang tidak lain adalah mertuanya.

"Tersangka kami tangkap di rumahnya. Penangkapannya setelah ada petunjuk dari saksi," ujar Kapolsek Karangploso AKP Effendi Budi Wibowo, Kamis (10/1).

Pencurian itu terjadi Selasa (8/1). Ia mencuri sapi jantan jenis londoan, pada siang hari. Saat itu korban sedang tidak ada di rumah.

Tersangka mencuri sapi dengan cara merusak kandang. Kemudian membawa kabur sapi diangkut dengan mobil pikap. Untuk menghilangkan jejak, sapi tersebut langsung dijual.

Peristiwa itu baru keketahui korban sore harinya saat pulang. Dia kaget saat memberi makan, sapinya hilang. Korban pun melaporkannya ke polisi.

Polisi yang segera melakukan penyelidikan mendapatkan informasi dari saksi, jika sapi korban dibawa tersangka.

"Dari keterangan saksi itulah, kami langsung menangkap tersangka di rumahnya. Dia mengakui pencurian itu," tutur Kapolsek.

Kepada petugas, Gunowo mengaku saat mencuri dilakukan sendirian. Sapi yang dicuri dijual kepada seseorang di Kecamatan Pujon, seharga Rp 9 juta lebih. Uang hasil penjualan, habis.

"Pengakuannya uang hasil penjualan sapi digunakan untuk membayar utang. Sisanya habis untuk foya-foya pesta minuman keras (miras) dengan teman-temannya," jelasnya.

Akibat perbuatannya tersebut, Gunowo dijerat pasal 363 ayat 1e KUHP jo 367 KUHP. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun kurungan penjara.(agp)

Berita Terkait