Atasi Simpul Kemacetan Karanglo, Jasa Marga Bangun Underpass | Berita Terbaru Hari ini

Close

Atasi Simpul Kemacetan Karanglo, Jasa Marga Bangun Underpass

Atasi Simpul Kemacetan Karanglo, Jasa Marga Bangun Underpass Pertigaan Karanglo, Singosari, Kabupaten Malang yang akan dibangun underpass untuk atasi simpul kemacetan lalu lintas.(firman)

MALANG - Mengatasi simpul kemcetan di pertingaan Karanglo yang kini menjadi perempatan pintu masuk tol Malang-Pandaan (Mapan), dibangun underpass atau jalan bawah tanah. Pekerjaan proyek senilai Rp 80 Miliar ini dimulai Kamis (10/1) dan direncanakan pertengahan tahun ini rampung.

PT Jasa Marga yang membangun jalan ini, satu paket dengan jalan tol Mapan. Jalan Underpass Singosari ini pilihan yang diambil menyusul gagalnya rencana pembangunan Flyover Karanglo yang biayanya dianggap terlalu mahal.

‘’Dari segi biaya lebih murah. Dari segi pengerjaan lebih cepat. Makanya, Flyover di perempatan Karanglo dibatalkan,’’ tegas Indrawan Agustono, Project Manager 2 PT Jasa Marga Pandaan Malang (JPM).

Rencana semula, kata Indrawan, Flyover Karanglo dipilih sebagai sarana mempermudah pengguna tol Pandaan-Malang menuju kota Batu. Begitu keluar dari gerbang tol Karanglo langsung lurus ke Barat menuju kota Batu.

Tetapi setelah dihitung ulang ternyata pembangunan Flyover sangat tidak efisien. Untuk membangun Flyover sepanjang 300 meter di atas Raya Karanglo biayanya Rp 250 miliar. Belum lagi waktu pembebasan tanah untuk Flyover, dibutuhkan waktu minimal 1 tahun.

‘’Sangat tidak efisien. Kalau tetap membangun Flyover. Membebaskan tanah untuk kaki-kaki Flyover mulai dari Bentoel dan Giant ke arah barat, bukan pekerjaan mudah,’’ papar Indrawan dengan menyebut waktu pembangunan Flyover juga lebih lama.

Setelah menghitung berbagai kekurangan di atas, JPM akhirnya memilih membangun Underpass (terowongan).  Lalu lintas dari arah Surabaya menuju kota Malang dan sebaliknya, bisa melaju lewat Underpass.

Secara teknis, Underpass Singosari akan dibangun sepanjang 343 meter. Bentang sisi utara (arah Malang) 152 meter, bentangan tengah (persis posisi terowongan) 38 meter. Dan bentang sisi selatan (arah Surabaya) 153 meter. Pembangunan Underpass senilai Rp 80 miliar ini terdiri dari 2 jalur dengan kapasitas 4 lajur. Di mana setiap lajur lebarnya 3,5 meter.

 ‘’Kalau Flyover biayanya Rp 250 miliar. Kalau Underpass cukup Rp 80 miliar. Dan


BERITA TERKAIT

close