Bendara TKN Jokowi-Ma'ruf Siap Terbuka dengan ICW Ikhwal Sumber Dana Kampaye

  • 2019-01-11 penulis : junaedi
  • dibaca :417
Bendara TKN Jokowi-Ma'ruf Siap Terbuka dengan ICW Ikhwal Sumber Dana Kampaye Bendahara Umum Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Wahyu Sakti Trenggono.(dok.liputan6.com)

JAKARTA - Menyikapi temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mencurigai Perkumpulan Golfer TBIG dan TRG yang menampung uang dari banyak pihak untuk menyumbang dana kampanye mendapat tanggapan Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Wahyu Sakti Trenggono.

Wahyu menganggap tidak ada sumbangan dalam bentuk seperti itu. Ia pun siap bertemu dengan ICW dan akan terbuka ikhwal dana kampanye TKN.

"Kalau ICW mau ketemu, bisa, kita enggak ada nutup-nutupin," ucap Wahyu kepada media di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/1).

Diebutkan apa yang disampaikan ICW dianggap sebagai masukan. Agar ke depan lebih benar.

"Bagus juga, jadi lebih benar. Nanti kita lihat," jelas Wahyu.

Sebelumnya, ICW mencurigai Perkumpulan Golfer TBIG dan TRG yang menyumbang dana kampanye pihak ketiga terbesar. Perkumpulan ini diduga menampung uang dari berbagai pihak.

Hal ini disampaikan Peneliti Hukum pada Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Donal Fariz dalam diskusi bertajuk "Analisis Laporan Dana Kampanye Pasangan Calon Pilpres 2019'.

"Kami menduga dari sumbangan ini bertujuan untuk mengakomodasi penyumbang yang tidak diketahui identitasnya," ujar Donal, Rabu (9/1).

Kecurigaan ini muncul berdasarkan data yang dihimpun ICW. Data tersebut menunjukkan terdapat perusahaan dengan nama PT TBIG dan PT TRG yang sahamnya dimiliki Wahyu Sakti Trenggono, Bendahara Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

Dari rilis yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang dana kampanye, 80 persen penyumbang perseorangan Jokowi-Ma'ruf tidak terbukti. 

Sedangkan Perkumpulan Golfer menjadi penyumbang dana dari pihak ketiga terbesar dengan total Rp 19 miliar dari 112 transaksi.

Soal maksimal suntikan dana, KPU menetapkan untuk Badan Hukum Usaha atau corporate menyumbang paling banyak Rp 25 miliar. Sedangkan untuk

Berita Terkait