Katanya Karyawan Leasing Malah Gelapkan Motor

Katanya Karyawan Leasing Malah Gelapkan Motor Tersangka Dian Isworo saat diperiksa polisi.(agung)

MALANG - Mengaku karyawan Leasing, Dian Isworo alias Bagong, 38, ditahan petugas Polsek Gondanglegi. Ia ditangkap karena kasus penggelapan sepeda motor Honda Scoopy milik Firman Fahmi Alami, 26. 

Menurut Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani, warga Jalan Semeru Selatan, Kelurahan/Kecamatan Dampit ini, ditangkap di sekitar jalan Raya Pakisaji menyusul laporan korban.

Keterangannya, korban yang warga Desa Druju, Sumbermanjing Wetan, mengaku kehilangan motor, Honda Scoopy, N 5756 EO. Ketika itu motor hendak dijualnya. 

Sesuai laporan korban, penggelapan yang dilakukan tersangka itu, terjadi 21 September 2018 lalu. Peristiwanya di rumah kontrakan korban, Kampung Sawo, Desa Gondanglegi Kulon, Gondanglegi. Firman menawarkan sepeda motornya kepada tersangka untuk dijual.

“Korban mengaku butuh uang sehingga dia menjual motornya melalui tersangka sebagai perantara,” terang Heriyani. 

Korban percaya kepada Dian karena selama ini mengaku bekerja sebagai karyawan salah satu leasing di Malang.

Tersangka pun datang ke rumah korban dan mengatakan jika motor yang ditawarkan korban akan dibeli kakak tersangka. Tidak curiga, motor senilai Rp 17 juta itu diserahkan kepada tersangka.

“Tersangka menjanjikan esok harinya akan dilakukan pelunasan pembayaran, dengan mengajak korban ke kantor Adira. Alasannya ada penunggakan kredit pada motor yang dijual tersebut. Namun ternyata itu hanya dalihnya,” terang Heriyani. 

Nyatanya, motor itu dijual kepada orang lain. Uang hasil penjualan tidak diserahkan pada korban, melainkan dinikmatinya sendiri. Korban yang menyadari kalau menjadi korban penggelapan, melapor ke Mapolsek Gondanglegi.

Kepada petugas, tersangka mengaku jika motor itu telah dijual. Setelah itu, ia kabur selama tigak bulan ini ke Kalimantan.

“Saya takut setelah mengetahui telah dilaporkan kepolisi,” kata Dian. 

Tersangka mengaku jika uang

Berita Terkait