Wuih, Ada Gudang Narkoba di Gudang Sekolah SD dan Apartemen Park View, | Berita Terbaru Hari ini

Close

Wuih, Ada Gudang Narkoba di Gudang Sekolah SD dan Apartemen Park View,

  • 2019-01-16 penulis : junaedi
  • dibaca :4606
Wuih, Ada Gudang Narkoba di Gudang Sekolah SD dan Apartemen Park View, Sejumlah narkoba dari berbagai jenis yang diungkap polisi disimpan di gudang sekolah SD dan apartemen.(dok.radarbogor)

Klikapa.com-JAKARTA - Wuih, ada gudang penyimpakan narkoba di Apartemen Park View, Kembangan Jakarta Barat. Gudang inilah yang dibongkar Unit Narkoba Polsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat.

Kapolsek Kembangan Komisaris Polisi Joko Handono membenarkan pengungkapan kembali gudang penyimpanan narkoba untuk kedua kalinya.

"Di sini (Apartemen Park View) terdapat ratusan ribu butir narkoba golongan IV dan obat-obatan yang masuk dalam daftar G," katanya seperti dilansir Antara, Selasa (15/1). 

Terbongkarnya gudang narkoba itu dilakukan setelah pihaknya menangkap tiga tersangka kasus gudang narkoba di sebuah sekolah kawasan Kembangan. Ketikanya berinisial AN, DL dan CP. Saat ini polisi sedang mendalami kasus mereka secara intensif.

Sebelumnya, polisi melakukan penggeledahan apartemen tersebut. Penggeledahan itu dipimpin langsung Kapolsek Kembangan dan Kepala Unit Reserse Kriminal Iptu Dimitri Mahendra bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Menurut Joko, penyimpanan narkoba itu dilakukan tersangka CP dan DL. Mereka ini merupakan kakak beradik. Mereka menyimpan narkoba di gudang sekolah kawasan Kembangan. Keduanya lolos dari pengawasan pihak sekolah.

Menurut Joko, kakak beradik itu merupakan pegawai lepas yang tinggal di sekolah untuk menjaga keamanan. Keduanya ini merupakan anak salah satu pejabat sekolat tersebut.

"Yang bersangkutan adalah karyawan di sekolah tersebut dan alumni dari sekolah itu juga," ujar Joko.

Akan halnya naarkoba yang disimpan di gudang itu berupa narkotika jenis sabu total 355,56 gram, psikotropika golongan IV dan obat daftar G sebanyak 7.910 tablet.

Barang bukti itu ditemukan dalam sebuah kamar yang dijadikan gudang narkoba oleh kedua tersangka tersebut.

Sementara tersangka lainnya, AN adalah orang yang memasok narkoba dari jaringan sindikat narkoba di lembaga pemasyarakatan. Mereka terancam maksimal hukuman mati dan denda paling banyak Rp10 miliar.


BERITA TERKAIT