Betot HP Mahasiswi, Dua Jambret Babak Belur Dihakimi Massa | Berita Terbaru Hari ini

Close

Betot HP Mahasiswi, Dua Jambret Babak Belur Dihakimi Massa

  • 2019-01-16 penulis : Amanda Egatya
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4522
Betot HP Mahasiswi, Dua Jambret Babak Belur Dihakimi Massa Dua tersangka jambret yang diamankan di Polsek Lowokwaru, Kota Malang.(manda)

Klikapa.com-MALANG- Duo pelaku jambret babak belur dihajar massa setelah tertangkap basah saat beraksi di kawasan Jalan Tata Surya, Dinoyo, Kota Malang. Keduanya kini tahan di Polsek Lowokwaru.

Mereka adalah Nirwan Bagus, 20, warga Jalan Muria Malang dan SKW, 17, warga Jalan Kolonel Sugiono Malang. 

Informasi di TKP mereka sebelumnya berboncengan mengendarai motor Honda Beat. Mereka mencari sasaran daerah Tlogomas, sekitar pukul 10.45.

Saat di Jalan Tata Surya, mereka melihat Fina, 21, sedang berjalan menuju rumah kosnya. Melihat korban sedang asyik memainkan ponsel sambil jalan kaki. Kedua jambret ini berusaha membetot HP korban.

Sekali tarik, smartphone milik Fina terlepas dan berpindah tangan. Spontan, mahasiswi salah satu PTS di Malang kaget dan berteriak minta tolong. Teriakannya didengar warga sekitar dan pengguna jalan.

“Tolong .. jambret…” teriaknya. Mendengar teriakan tersebut, warga dan pengguna jalan segera mengejar pelaku. Ketika motor pelaku hendak keluar dari gerbang perumahan, warga menabraknya hingga motor pelaku oleng dan menabrak pos Satpam Universitas Islam Malang.

Dua pelaku yang terjatuh dari motornya segera ditangkap warga. Tanpa komando, kedua pelaku dihajar sampai klenger.

 “Satu terjatuh dan tertangkap. Satunya lagi kabur ke parkiran Unisma. Di sana akhirnya tertangkap,” kata Deni, salah satu saksi.

Beruntung polisi yang mendapat laporan segera datang ke TKP sehingga keduanya cepat diselamatkan dari amuk massa yang lebih parah.

“Kedua tersangka masih diperiksa lebih lanjut oleh anggota reskrim untuk pengembangan kasusnya ini. Siapa tahu, mereka tidak hanya sekali ini menjambret,” terang Kapolsekta Lowokwaru, Pujiono kepada wartawan, Rabu (16/1). (tea)


BERITA TERKAIT