Ketua KONI Ingatkan Porprov bukan Ajang Piknik | Berita Terbaru Hari ini

Close

Ketua KONI Ingatkan Porprov bukan Ajang Piknik

  • 2019-01-17
  • Editor :husnun
  • dibaca :5134
Ketua KONI Ingatkan Porprov bukan Ajang Piknik

Ketua KONI Kota Malang Eddy Wahyono menjelaskan, pihaknya tetap mematok target posisi kedua dengan jumlah medali yang lebih banyak dalam Porprov  di Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro tahun ini. Untuk itu dia minta pengurus Cabor untuk lebih berkonsentrasi menyiapkan atletnya menghadapi even empat tahunan tersebut.

Untuk memenuhi target tersebut, pihaknya akan bertindak realistis dalam pengiriman atlet. ‘’Kami harus realistis mengirim atlet yang punya peluang untuk meraih medali,’’ kata Eddy Wahyono usai rapat persiapan Porprov di kantor KONI Kota Malang, Kamis, 17/1/19.

Para atlet kota Malang sudah disiapkan dalam pemusatan latihan sejak tahun lalu. Untuk mengawal kegiatan tersebut, KONI Kota Malang sudah membentuk tim monitoring dan evaluasi (Monev) melekat. Setiap bulan tim Monev memantau persiapan cabor dalam latihan.

Dia menjelaskan,  secara umum persiapan masih perlu disempurnakan lagi. Ada cabor yang sudah benar-benar siap terjun ke Porprov, baik dengan atlet dan pelatihnya maupun program latihan. ‘’Tapi masih ada cabor yang belum sepenuhnya siap. Dalam sisa waktu ini kami minta untuk dimaksimalkan,’’ terangnya.

Mulai Januari ini pihaknya akan membentuk Satgas yang mengawasi kegiatan puslat cabor. Satgas ini akan melihat lebih intens persiapan cabor. ‘’Semua aspek nanti akan dipantau, program latihan dan kesiapan yang lain,’’ tegasnya.

Dalam Porprov 2019, Kota Malang mematok target di posisi kedua di bawah Surabaya. Hanya saja perolehan medalinya harus lebih banyak dibanding Porprov Banyuwangi 2015 lalu. Kala itu Kota Malang meraih 37 medali emas. Tahun ini perolehan medali itu ditarget lebih banyak.

Kepada para pengurus cabor dia mengingatkan agar mengirimkan atlet terbaik yang punya peluang mendulang medali. Atlet harus diseleksi dengan baik kemudian diberi program latihan yang benar.

‘’Porprov ini bukan ajang piknik, tapi untuk mencari prestasi. Hanya atlet terbaik yang punya kans mendapat medali yang dikirim. Kami harus realistis,’’ tegasnya.


BERITA TERKAIT