WhatsAPP segera Blokir Akun Penyebar Hoaks | Berita Terbaru Hari ini

Close

WhatsAPP segera Blokir Akun Penyebar Hoaks

  • 2019-01-21 penulis : junaedi
  • dibaca :2002
WhatsAPP segera Blokir Akun Penyebar Hoaks ilustrasi

Klikapa.com-JAKARTA - Pengguna WhatsApp yang menyebarkan hoaks di platform ini bakal tidak akan bisa lagi menggunakan akunnya. Itu lantaran pemilik media ini akan memblokirnya.

Demikian dikatakan Communication Lead Facebook Indonesia Putri Dewanti. WhatsApp tegasnya akan menghapus akun pelaku hoaks.

Menurut Putri pengguna harus mengganti nomor ponsel apabila ingin menggunakan layanan WhatsApp lagi. WhatsApp bisa mengetahui akun spam ini lewat laporan di layanan atau call center anti hoaks.

"Tidak (akun WhatsApp tidak bisa balik lagi). Sudah dihapus, hilang nomornya tidak bisa dipakai WhatsAppnya lagi," ujar Putri di kantor Komenkominfo, Senin (21/1).

Kendati demikian Putri mengatakan WhatsApp belum bisa mengungkapkan jumlah akun yang melakukan perilaku spamming atau meneruskan pesan berkali-kali.

"Belum ada jumlahnya, karena kalau di Indonesia sudah ada hotlinenya baru bisa terlacak berapa banyak. Kita masih explore, tapi kalau di take down akun-akun yang dilaporkan," kata Putri.

WhatsApp juga membuka layanan pelaporan untuk akun-akun yang dianggap menyebarkan berita hoaks. Selain itu, WhatsApp juga disebut akan bekerja sama dengan pemeriksa fakta pihak ketiga di Indonesia.

"Di Indonesia mitra lokal kita ada lima. Kami sedang diskusi dan eksplorasi dengan mereka untuk buat hotline hoaks di Indonesia. Sejauh ini kami sudah berdiskusi dengan Mafindo," ujar Putri.  

Lihat juga: Facebook Bantah Tudingan Menambang Data dari #10YearChallenge
Putri kemudian menjelaskan cara kerja call center anti hoaks di Indonesia. Menurutnya pemeriksa ketiga akan bekerja mengecek fakta ketika mendapatkan laporan dari masyarakat ke call center.

"Jadi kalau berita palsu di WhatsApp dikirim ke call center, nanti pihak ketiga akan fact check. Kalau mereka sudah dapat yang benar, mereka akan share lagi ke yang lain," kata Putri.

 

sumber:cnn-indonesia


BERITA TERKAIT