Mencontek Membuat Debat Capres tidak Menarik | Berita Terbaru Hari ini

Close

Mencontek Membuat Debat Capres tidak Menarik

Mencontek Membuat Debat Capres tidak Menarik

Kisi-kisi pertanyaan yang dibocorkan Komisi Pemilihan Umum menjadi penyebab utama Debat Pilpres 2019 putaran pertama 17 Januari lalu menjadi tidak menarik. Adanya bocoran tersebut menyebabkan salah satu Capres harus menyontek jawaban.

Demikian disampaikan pakar komunikasi Universitas Indonesia (UI) Eman Sulaiman kepada redaksi, Selasa (22/1).


"Debat kemarin itu sebetulnya hampir tidak memuaskan sebagian banyak rakyat Indonesia, anti klimaks. Karena mungkin kesalahan dari KPU bahwa acara debat itu pertanyaannya sudah dibuatkan kisi-kisi," jelasnya.

Eman melihat, pada akhirnya ajang debat tidak berjalan natural dan di luar ekspektasi masyarakat.

"Tidak berjalan natural. Bahkan ada salah satu capres yang membawa contekan, itu tidak mencerminkan kualitas dirinya," ujarnya.

Penampilan dua pasangan calon presiden pada Debat Pilpres 2019 putaran pertama terbilang kaku.

Untuk menghindari suasana kaku ini, kedua tim sukses pun meminta Komisi Pemilihan Umum untuk melakukan berbagai perbaikan.

Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Aria Bima mengatakan, pihaknya bersama Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sudah menyampaikan berbagai masukan yang diperoleh dari masyarakat terkait ajang debat.

"Masukan masyarakat baik menyangkut  kisi-kisi yang disampaikan lebih dulu. Kemudian waktu debat yang demikian pendek, sehingga nampak terlalu kaku, kurang luwes, suasananya tegang," jelasnya di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (21/1).

Politisi PDI Perjuangan itu mengaku pihaknya sudah bersepakat dengan BPN Prabowo-Sandi untuk menyerahkan putusan terkait format debat kepada KPU.

Namun, jika amanat undang-undang memungkinkan untuk ikut membahas beberapa item dalam debat maka baik TKN maupun BPN dipastikan tidak dalam posisi mendikte KPU.

"Kita ingin penyelenggara KPU ini punya legitimasi, netralitasnya sesuai kewenangan," kata Aria Bima.

Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso menambahkan bahwa pihaknya juga menyerahkan segala sesuatu baik terkait panelis dan aturan debat kepada KPU.

"Tetapi kami dari Badan


BERITA TERKAIT

close