Awas! 2019 Serangan Nyamuk Siklus Lima Tahunan | Berita Terbaru Hari ini

Close

Awas! 2019 Serangan Nyamuk Siklus Lima Tahunan

Awas! 2019 Serangan Nyamuk Siklus Lima Tahunan Ilustrasi nyamuk Aedes Aegypti

Klikapa.com-MALANG - Penyakit DemamBerdarah Dengue (DBD) mengganas di awal tahun 2019.  Jumlah kasus penyakit mematikan itu, di Malang Raya pada Januari 2019 meningkat dibanding  periode yang sama pada tahun lalu. Semakin menakutkan karena diprediksi fase siklus lima tahunan kembang biak nyamuk Aedes Aegypti terjadi pada tahun ini.


Berdasarkan data yang dihimpun, di wilayah Kabupaten Malang tercatat 61 kasus DBD dalam dua pekan terakhir. Sedangkan di Kota Malang terdapat 19 kasus. Di Kota Batu belum terdata adanya warga yang terserang DBD. Dari jumlah kasus penyakit tersebut, pasien bisa tertangani sehingga  tak sampai meninggal dunia.  


Di wilayah Kabupaten Malang  kasus penyakit yang diawali demam itu memang cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) sampai pertengahan bulan Januari 2019 ini, sudah ada 61 kasus. Semuanya tersebar di seluruh kecamatan.
"Dibandingkan Januari 2018 lalu, hampir sama. Perbedaan mungkin hanya satu atau dua kasus," ujar dr Ratih Maharani, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.


Ratih mengatakan, DBD dapat menyerang siapapun. Tidak hanya anak-anak tetapi juga orang dewasa. Di Kabupaten Malang, kasusnya merata hampir semua kecamatan.
"Karena nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak di daerah tropis. Terutama pada musim hujan dengan risiko terjadinya genangan air bersih yang memungkinkan menjadi tempat perindukkan sarang nyamuk," jelasnya.


Dikatakan Ratih, kasus DBD memiliki risiko tinggi tingkat kematian. Sehingga diperlukan pencegahan, pasalnya setiap tahun kejadiannya selalu ada. Salah satunya dengan kesiapan fasilitas kesehatan (faskes) dalam tata laksana penanganan pasien. Semua puskesmas di Kabupaten Malang harus lulus akreditasi dalam rangka menjamin mutu pelayanan, termasuk penanganan DBD.
"Semua kecamatan memiliki satu sampai dua puskesmas. Setiap desa memiliki perawat ponkesdes serta bidan desa, yang harus memiliki kesiapan Faskes," tuturnya.


di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, pasien DBD tercatat ada 27 orang sepanjang bulan Januari ini. 20 di


BERITA TERKAIT