Ribuan Pil Koplo Diamankan dari Pengedar Asal Kepanjen | Berita Terbaru Hari ini

Close

Ribuan Pil Koplo Diamankan dari Pengedar Asal Kepanjen

  • 2019-01-22 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2822
Ribuan Pil Koplo Diamankan dari Pengedar Asal Kepanjen Tersangka Halim Setya Budi dan barang bukti Pil Koplo ketika dirilis Satuan Reskoba Polres Malang.(ipunk)

Klikapa.com-MALANG - Seorang pengedar pil koplo jenis Doble L ditangkap Satreskoba Polres Malang. Dia adalah Halim Setya Budi, 21, warga Jalan Kertoharjo, Desa Sengguruh,Kepanjen, Kabupaten Malang.

Tersangka ditangkap di tempat kosnya Jalan Dahlia, Kepanjen. 
Barang buktinya, yang diamankan polisi 2.663 butir pil koplo serta uang Rp 40 ribu dari hasil penjualan. 

Semua barang bukti itu ditemukan dari dalam kamar kos tersangka. 

"Ketika kami tangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan. Dia mengakui memang mengedarkan pil koplo," ujar KBO Satreskoba Polres Malang, Iptu Suryadi, Selasa (22/1).

Menurut Suryadi, saat pemeriksaan, Halim mengaku selain pemakai pil itu juga mengedarkan pil koplo. Ia berjualan pil setan itu sejak dua bulan lalu.

"Kami masih kembangkan kasusnya untuk memburu pemasok pil koplo," tutur Suryadi, didampingi Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Halim mengaku mendapat pasokan dari seseorang yang baru dikenal. "Saya mendapat barang itu dari Hexa. Saya mengenalnya dari Facebook. Transaksinya pun juga melalui FB," terang dia.

Halim mengaku sudah dua kali membeli. Setiap kali pemesanan, barang dikirim dengan cara ranjau di Alun-alun Kota Malang. Pembayarannya juga dilakukan dengan cara ranjau.

"Biasanya transaksi sehari sebelum barang dikirim. Ketika mengambil barangnya yang diranjau, uangnya juga saya taruh di tempat ranjau itu," terangnya.

Sebanyak 1.000 butir pil koplo, dibelinya dengan harga Rp 1,2 juta. Kemudian dijual dengan cara diecer. Setiap 100 butir dijual dengan harga Rp 180 ribu. 

Ia mengaku yang membeli pil koplo, umumnya anak-anak muda serta anak sekolah. 

"Selain anak muda dan masyarakat pekerja, biasanya yang membeli pil koplo adalah anak-anak sekolah," katanya.
 
Dia mengatakan, hampir setiap hari selalu ada saja anak sekolah yang membeli pil koplo kepadanya. Biasanya anak-anak sekolah tersebut, membeli satu tik berisi 8 butir untuk dikonsumsi sendiri.(agp/lim)


BERITA TERKAIT