Viral Video PWNU Jatim Dukung Prabowo-Sandi, GP Ansor: Pembuat Video Harus Minta maaf | Berita Terbaru Hari ini

Close

Viral Video PWNU Jatim Dukung Prabowo-Sandi, GP Ansor: Pembuat Video Harus Minta maaf

  • 2019-01-24
  • Editor :goly
  • dibaca :6081
Viral Video PWNU Jatim Dukung Prabowo-Sandi, GP Ansor: Pembuat Video Harus Minta maaf Screenshoot video yang beredar

Klikapa.com - Sebuah Video yang menyebut PWNU Jatim mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 2 beredar dan menjadi viral di media sosial.


Dalam video yang berdurasi sekitar 2 menit tersebut, memperlihatkan seseorang berkaos merah dengan gambar Prabowo-Sandi. Pria dalam video itu menyebut bahwa dirinya berada di depan kantor PWNU Jawa Timur. Padahal itu adalah gedung Museum NU yang letaknya bersebelahan dengan kantor Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi.


Pria yang belum diketahui identitasnya itu pun menggiring opini yang menyebut kalau pengurus NU Jatim mendukung pasangan nomor urut 02. Pria itu kemudian menunjukkan sejumlah spanduk dan baliho bergambar Prabowo-Sandi yang membuktikan dukungan NU Jatim kepada Prabowo-Sandi.


"Wahai saudaraku, saya sekarang berada di depan kantor PWNU Jatim. Ini membuktikan kalau warga NU Jawa Timur mendukung pasangan Prabowo-Sandi," ujar pria dalam video tersebut.


Sontak video yang viral di media sosial itu menimbulkan polemik di masyarakat. Reaksi keras pun disampaikan Moh Abid Umar Faruq, Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jatim. Aktivis muda NU yang akrab disapa Gus Abid itu mengecam penyebaran video tersebut.


Menurut keluarga Pondok pesantren Al Falah Ploso, Kediri itu, video tersebut jelas meresahkan dan penggiringan opini seolah-olah NU secara struktural mendukung capres nomor urut 02. Padahal NU secara organisasi tidak dibenarkan terlibat dukung mendukung dalam kontestasi politik.
"Sesuai Khittah NU 1926, Nahdlatul Ulama secara organisasi dilarang berpolitik," tegas Gus Abid, Rabu (23/1).


Cucu KH. Zainuddin Djazuli ini memberi ultimatum dalam jangka waktu 3x24 jam pria yang ada di video tersebut harus meminta maaf secara langsung kepada pengurus PWNU Jawa Timur.
Abid menjelaskan, kader NU dibawah resah karena video tersebut. Termasuk kader Ansor dan Banser. Tetapi pihaknya memerintahkan agar seluruh kader menahan diri dan menunggu iktikad baik pembuat video itu.


Ia mengingatkan, di


BERITA TERKAIT