Tabloid 'Indonesia Barokah' Sudah Beredar, MUI Menilai Jangan Disebarkan ke Masjid-masjid | Berita Terbaru Hari ini

Close

Tabloid 'Indonesia Barokah' Sudah Beredar, MUI Menilai Jangan Disebarkan ke Masjid-masjid

  • 2019-01-24
  • Editor :goly
  • dibaca :2404
Tabloid 'Indonesia Barokah' Sudah Beredar, MUI Menilai Jangan Disebarkan ke Masjid-masjid Bawaslu menemukan ribuan eksemplar tabloid politik 'Indonesia Barokah' di sejumlah masjid

Klikapa.com-SERANG - Tabloid 'Indonesia Barokah' mulai masuk ke wilayah Banten. Laporan dari pihak Bawaslu, tabloid ini mulai tersebar di Kota Tangerang, Kota Serang, dan Pandeglang.
"Kita baru menelusuri, sudah sampai ke Banten," kata  Didih M Sudih, Ketua Bawaslu Banten, Kamis (24/1/2019).


Ia mengatakan, tabloid itu diterima salah satu pesantren di Kota Serang. Tabloid tersebut terbungkus amplop cokelat dan dikirim dari Bekasi ke Kecamatan Cipocok Jaya. Alamat pengiriman, katanya, sama dengan alamat pengiriman tabloid ini ke daerah Jawa Barat.
"Belum dibuka segelnya, masih di amplop, baru dicek yang menerima," ujarnya.


Tabloid itu baru masuk hari ini ke daerah Banten. Pihaknya sedang menelusuri apakah tabloid itu disebarkan secara masif ke pesantren atau masjid-masjid. Ada sebagian tabloid yang belum dikirim dan masih berada di Kantor Pos.


Bawaslu langsung koordinasi dengan Sentra Gakkumdu untuk meneliti konten yang ada di tabloid itu. Gugus tugas pers di Bawaslu sedang berkoordinasi dengan Dewan Pers apakah kontennya masuk karya jurnalistik atau bukan.
"Kita ada gugus tugas pers, yang di Jabar juga sudah menangani dengan Dewan Pers. Kita sekarang koordinasi dulu," ujarnya.


Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai, tabloid 'Indonesia Barokah' yang beredar di beberapa daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah, rawan menimbulkan pecah belah antar masyarakat. Sekjen MUI Anwar Abbas meminta, tabloid itu tidak disebarkan ke masjid-masjid.


"Kan kita punya filosofi namanya Pancasila, sila Ketuhanan yang Maha Esa, jadi oleh karena itu kalau media itu media yang Pancasilais, yang menjujung tinggi nilai-nilai agama, nilai-nilai ketuhanan. Jadi apa yang diajarkan oleh agama supaya juga ditegakkan oleh media dalam pemberitaannya. Yang kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saling hormat menghormati, sampaikan lah pendapat itu dengan baik. Yang ketiga persatuan Indonesia, jangan pecah belah, kalau media (Tabloid Indonesia Barokah)


BERITA TERKAIT