Pagi Ini Tiga Kali Gempa Guguran di Puncak Merapi | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pagi Ini Tiga Kali Gempa Guguran di Puncak Merapi

  • 2019-01-26 penulis : junaedi
  • dibaca :2215
Pagi Ini Tiga Kali Gempa Guguran di Puncak Merapi Puncak Gunung Merapi, Jawa Tengah yang masih menunjukkan aktivitasnya.(dok.antara)

Klikapa.com-JAKARTA - Gunung Merapi di Jawa Tengah terus menunjukkan antivitasnya. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat tiga kali gempa guguran di puncak gunung itu, Sabtu (26/1).

Dikutip dari akunTwitter resminya, BPPTKG menyatakan, berdasarkan hasil pengamatan mulai pukul 00.00-06.00 WIB terekam gempa guguran sebanyak tiga kali. Berdasarkan data seismik gempa guguran memiliki durasi 22-57 detik.

Cuaca di Gunung Merapi pada Sabtu pagi, dilaporkan mendung meski secara visual tampak. Angin di gunung ini bertiup tenang dengan suhu udara berkisar 22,5 derajat Celsius, kelembaban udara 78 persen RH, dan tekanan udara 917,2 Hpa.

Menurut analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi per 22 Januari 2019 yang dirilis BPPTKG, volume kubah lava telah mencapai 461.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan mencapai 1.300 meter kubik per hari, atau lebih kecil dari pekan sebelumnya.

Kubah lava saat ini masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah, rata-rata kurang dari 20 ribu meter kubik per hari.

BPPTKG juga melaporkan pada periode 18-24 Januari 2019 di gunung teraktif di Indonesia itu tercatat tiga kali gempa hembusan, satu kali gempa vulkanik dangkal, 223 kali gempa guguran, dua kali gempa frekuensi rendah dan tujuh kali gempa tektonik.

Mengacu pada data aktivitas vulkanik Merapi, hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

sumber:cnn-indonesia


BERITA TERKAIT