Sengketa Lahan Tegalrejo Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Belum Tuntas | Berita Terbaru Hari ini

Close

Sengketa Lahan Tegalrejo Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Belum Tuntas

Sengketa Lahan Tegalrejo Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Belum Tuntas Warga dan kuasa hukum Reza Trianto

Klikapa.com-MALANG - Sengketa tanah antara Warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Xll Pancursari hingga saat ini belum kunjung tuntas. Bahkan, proses hukum persoalan itu hingga saat ini masih dalam penanganan di Pengadilan Negeri Kepanjen. Pemerintah diharapkan berpihak kepada Warga.


Pada Jumat, (25/01/2019) lalu, sejumlah pihak, baik dari Pengadilan Negeri Kepanjen, PTPN Xll, dan  Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang melakukan peninjauan dan pengukuran ulang lahan di lokasi lahan sengketa, di Desa Tegalrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.


Salah satu Warga Desa Tegalrejo, Ludiantoko menjelaskan, sejak satu tahun lalu, pihak PTPN Xll telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kepanjen dan sampai saat ini proses hukum terus berjalan. Kata dia, beberapa kali sidang telah digelar.


Menurutnya, upaya gugatan hukum tersebut dilakukan oleh warga, sebab sejak beberapa tahun yang lalu hingga saat ini Masyarakat meyakini bahwa lahan seluas 1800 hektar yang sebagian besar saat ini tengah dikuasai oleh PTPN Xll. Lanjut Ludiantoko, warga sangat beharap kepada Pemerintah untuk memberikan perhatian serius dan berpihak kepada warga, sehingga persoalan sengketa segera tuntas.  Warga desa Tegalrejo sangat menginginkan tanah itu untuk dimiliki dan dikelola.


"Kami atas nama perwakilan Masyarakat memohon agar Pemerintah bijak, kami hanya minta milik kami kembali bukan menyerobot milik Pemerintah atau PTPN, itu hak kami tolong kembalikan kami juga ingin hidup tenang," ungkap Ludiantoko, Minggu, (27/01/2019).


Dijelaskan, warga di Desa Tegalrejo juga berharap tidak ada konflik. Apalagi hingga terjadi gesekan fisik. Warga sangat berharap bisa hidup tenang. Namun, tak kunjung terselesaikannya persoalan itu, menjadi pembelajaran buruk bagi masyarakat yang dikhawatirkan berpotensi terjadi konflik.


Sementara itu, Kuasa Hukum Warga, Reza Trianto, optimis akan memenangkan kasus sengketa lahan yang kini tengah ditangani. Reza menjelaskan, dilihat dari dasar


BERITA TERKAIT