Cak Imin Minta Jatah 10 Kursi Menteri, Jika Jokowi Menang | Berita Terbaru Hari ini

Close

Cak Imin Minta Jatah 10 Kursi Menteri, Jika Jokowi Menang

  • 2019-01-28
  • Editor :goly
  • dibaca :1203
Cak Imin Minta Jatah 10 Kursi Menteri, Jika Jokowi Menang Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (JawaPos.com)

Klikapa.com-BANYUWANGI - Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berharap, partainya bisa mendapat jatah 10 menteri di kabinet, jika Jokowi-Ma'ruf Amin bisa menang di Pilpres 2019.


Namun, harapan Cak Imin itu tak terlalu direspon oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. Pasalnya, saat ini belum ada pembicaraan soal jatah kabinet. Karena masih fokus memenangkan Jokowi jadi prsiden lagi.
"Ya kita berjuang dulu, perjuangan untuk menghadirkan pemimpin yang membawa kemajuan bagi kita bersama," ujar Hasto di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (28/1).


Menurut Hasto, perjuangan memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin lebih penting. Ketimbang mendapatkan jatah jabatan. Pasalnya, bagaimanapun juga jatah kursi menteri di kabinet adalah kewenangan Jokowi dan Ma'ruf Amin bila terpilih menjadi kepala negara.
"Karena menteri itu hak prerogatif presiden," tegasnya.


Sebelumnya, ‎ Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menargetkan partainya  mendapatkan 10 kursi menteri dalam pemerintah 2019-2024.
"Mohon doanya, semoga 2019-2024 Menteri dari kita jadi 10," ujar Cak Imin.


Cak Imin mengatakan, dengan memiliki 10 menteri, khususnya di sektor keuangan dan ekonomi, maka partai akan mampu membawa ekonomi masyarakat lebih cepat makmur dan sejahtera.


Menurut Cak Imin, dalam momentum pemerintah dalam membangun infrastruktur, ekonomi harus mulai berfokus pada kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dia pun meminta didoakan agar tetap bisa memperjuangkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.


Cak Imin juga menjelaskan, di pemerintahan Presiden Jokowi sekarang, PKB mempunyai empat kursi menteri, yaitu Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi, Menteri Desa Eko Putro Sandjojo dan Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Muhammad Nasir.

sumber: Jawapos.com


BERITA TERKAIT

close