Massa PDIP Ricuh di Depan Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Ini Penjelasannya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Massa PDIP Ricuh di Depan Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Ini Penjelasannya

  • 2019-01-28
  • Editor :goly
  • dibaca :4226
Massa PDIP Ricuh di Depan Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Ini Penjelasannya Masjid Jogokariyan di Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta

Klikapa.com-YOGYAKARTA - Kericuhan antara sekelompok orang yang menggunakan atribut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan pemuda Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, terjadi pada Minggu (27/1). Kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan kericuhan tersebut secara damai dan kekeluargaan.


Ustaz Jazir ASP, Tokoh Masjid Jogokariyan mengatakan, kericuhan berawal ketika massa PDIP melintas di Jalan DI Panjaitan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, usai menghadiri kegiatan di Mandala Krida.
"Sekitar pukul 16.05, massa melintas di depan Masjid Jogokariyan dan sempat merusak bendera serta spanduk di sekitar masjid. serta membleyer-bleyer sepeda motor (memainkan gas sepeda motor berulang-ulang), sehingga menimbulkan suara bising di dekat Masjid Jogokariyan," ujar Ustaz Jazir, Senin (28/1).


Setelah mendengar kebisingan mereka, sejumlah pemuda Masjid Jogokariyan pun keluar dari masjid itu dan menghadang serta mengejar massa PDIP tadi. Maka, terjadilah cekcok mulut. Ketegangan di antara kedua belah pihak pun tak terhindarkan.
"Berikutnya, pihak koramil dan polsek setempat mencoba melerai. Babinsa Koramil 09/MJ Serka Suyatno dan Babinkamtibmas Polsek Mantrijeron turun ke lokasi kejadian," jelasnya.


Memasuki pukul 17.15 WIB sore hari (27/1), kedua belah kubu difasilitasi oleh pihak-pihak, yakni Bawaslu, Polsek Mantrijeron, dan Koramil 09/MJ. Mediasi berlangsung di Pendopo Kecamatan Mantrijeron. Turut hadir di sana, yakni Camat Mantrijeron, Kapolsek Mantrijeron, Danramil 09/MJ, Bawaslu, Panwas Kecamatan Mantrijeron, Ustadz M Fanni Rahman selaku ketua Takmir Masjid Jogokariyan.


"Hadir juga Junianto, Ketua DPC PDIP Kecamatan Mantrijeron, yang juga calon legislatif DPRD Kota Yogyakarta. Terakhir, Ketua FJI DI Yogyakarta, Darrohman," ucapnya.


Upaya mediasi itu dijeda ketika azan Maghrib berkumandang. Selanjutnya, perundingan itu diteruskan sejak pukul 18.45 WIB di ruang kantor Kecamatan Mantrijeron. Ada beberapa butir sebagai hasil mediasi itu. Camat Mantrirejon meminta masalah yang terjadi pada Minggu (27/1) sore itu dapat diselesaikan oleh kedua belah pihak sebagai sama-sama anak bangsa dan warga masyarakat.


Ustaz


BERITA TERKAIT