Mulai Disidang di PN Surabaya, Pengacara Keberatan Dhani Ditahan di Rutan Medaeng | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Mulai Disidang di PN Surabaya, Pengacara Keberatan Dhani Ditahan di Rutan Medaeng

  • 07-02-2019 penulis : junaedi
  • dibaca :10587
Mulai Disidang di PN Surabaya, Pengacara Keberatan Dhani Ditahan di Rutan Medaeng ahmad Dhani mulai di sidangkan di PN Surabaya, Kamis (7/2). (dok.antara)

SURABAYA - Sidang pemeriksaan Ahmad Dhani Prasetyo di Pengadilan negeri (PN) Surabaya, kamis (7/2), hanya berlangsugn singkat. Agenda sidang itu hanya membacakan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa pentolan grup band Dewa 19 itu melakukan pencemaran nama baik melalui video ujaran 'idiot'. Politikus Partai Gerindra itu didakwa melanggar Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 UU ITE.

Dhani menjalani sidang perdana kasus pencemaran nama baik digelar di Ruang Cakra PN Surabaya. Sidang ini dipimpin Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono. 

"Membuat ujaran tidak sepantasnya, buat video vlog massa elemen dan singgah di media sosial dalam video 1.37 detik dengan diakses oleh masyarakat umum dan diikuti serta dibaca oleh follower dan Bela NKRI, mereka merasa dilecehkan dan dicemarkan nama baiknya," kata Jaksa Rahmat Hari Basuki.

Sidang itu berlangsung sekitar 20 menit. Hakim langsung mengetok palu tanda selesai sidang pembacaan dakwaan.

Atas dakwaan ini, pihak Dhani langsung mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan Jaksa. Kuasa hukum Dhani meminta sidang eksepsi digelar pekan depan, Selasa (12/2).

Jaksa juga sempat membacakan putusan Pengadilan Tinggi Jakarta terkait pemindahan penahanan Dhani dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur ke Rutan Klas 1 Surabaya di Medaeng Sidoarjo, Jawa Timur.

Untuk mempercepat proses hukum kasus Dhani, Majelis Hakim pun memutuskan untuk melakukan persidangan dua kali dalam satu pekan.

"Penjadwalan sidang seminggu dua kali. Selasa dan Kamis, supaya cepat selesai," kata Hakim Anton.

Kuasa hukum Dhani, Kemal menyatakan  keberatan dengan pemindahan penahanan kliennya. 

Ia beranggapan bahwa Kejari Surabaya atau Kejati Jatim tak punya kewenangan untuk menahan kliennya. 

"Karena memang Medaeng tidak ada legal standing untuk melakukan penahanan karena prosesnya ada di Jaksel, itu sedang proses banding," kata dia.

Meski demikian usai sidang Dhani tetap langsung digelandang ke Rutan Klas 1 Surabaya, Medaeng dengan menaiki mobil tahanan. Dia didampingi


BERITA TERKAIT