Mentri PUPR: Ada Empat Opsi Turunkan Tarif Tol Trans Jawa | Berita Terbaru Hari ini

Close

Mentri PUPR: Ada Empat Opsi Turunkan Tarif Tol Trans Jawa

  • 2019-02-12
  • Editor :junaedi
  • dibaca :5775
Mentri PUPR: Ada Empat Opsi Turunkan Tarif Tol Trans Jawa Jalan Tol Trans Jawa kini dikaji tarifnya.(ist)

JAKARTA- Tarif jalan tol Trans Jawa yang dipandang terlalu mahal, sedang dikaji kembali oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Usaha Jalan Tol dalam. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono  memastikan dalam dua hari ke depan empat opsi segera di sampaikan ke presiden sebelum diterapkan.

"Saat ini, kita sedang rumuskan. Mudah-mudahan dalam satu-dua hari ini bisa (rampung), baru nanti kita lapor kepada Presiden," kata Basuki kepada wartawan, Selasa (12/2).

Dirincikan, perumusan upaya penurunan tarif tol Trans Jawa tersebut, ada empat opsi yang dinilai dapat menjadi jalan tengah di antara tuntutan penurunan tarif dan kepentingan aspek bisnis para BUJT dari Tol Trans Jawa.

Opsi pertama, dengan melakukan perpanjangan masa konsesi atau hak kelola jalan tol, sehingga rentang waktu konsesi yang panjang bisa menutupi murahnya tarif yang akan diberlakukan nanti.

Kemudian, opsi kedua yakni adanya kemungkinan untuk penurunan pajak badan, dan opsi ketiga adalah subsidi cash.

"Maksudnya, jika seharusnya tarif itu Rp1.500 per kilometer, maka akan diturunkan menjadi Rp800 per kilometer, dan selisihnya akan disubsidi dari APBN," kata Basuki.

Opsi lainnya, dengan cara skema subsidi silang, di mana sejumlah ruas tol yang memiliki tarif tinggi seperti misalnya Tol Batang-Semarang, nantinya akan diturunkan. Sementara, tarif tol yang murah akan dinaikkan.

"Itu salah satu opsi saja. Tetapi, kami kan juga harus lihat reaksi masyarakat," kata Basuki.

Basuki menegaskan, semua opsi dan kemungkinan itu masih akan dibahas bersama tim kecil yang digagas bersama BPJT dan Asosiasi Tol Indonesia atau ATI.

"Dengan berbagi faktor tadi, saat ini sedang ditindaklanjuti oleh tim kecil dari BPJT dan Asosiasi Tol Indonesia untuk merumuskan berapa (besaran penurunan tarif) kalau memang bisa memenuhi aspirasi itu. Dengan catatan-catatan itu, berapa kira-kira yang bisa diturunkan," ujarnya. 

 

sumber viva.co.id


BERITA TERKAIT