KNKT segera Investigasi Lion Air yang Tergelincir di Pontianak | Berita Terbaru Hari ini

Close

KNKT segera Investigasi Lion Air yang Tergelincir di Pontianak

  • 2019-02-16
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2497
KNKT segera Investigasi Lion Air yang Tergelincir di Pontianak Pesawat Lion Air yang tergelincir saat mendarat di Bandara di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (16/2).(ist)

JAKARTA- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memastikan segera melakukan investigasi terhadap tergelincirnya pesawat Lion Air di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (16/2). Meski dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

"Belum bisa menginfokan penyebab karena akan diinvestigasi KNKT dan inspektur," jelas Dirjen Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti, Sabtu (16/2).

Pesawat berjenis 737-800NG registrasi PK-LPS itu pun dinyatakan laik terbang oleh pihak Lion Air. Lion pun meminta maaf atas insiden tersebut.

"Sebelum dioperasikan, sudah dilaksanakan pengecekan lebih awal (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight)," tutur Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro.

Sementara itu, akibat peristiwa ini PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan landasan Bandara Supadio, Pontianak, ditutup sementara. Ini didlakukan untuk mengevakuasi pesawat Lion Air JT-714 pasca-tergelincir (overrun) saat mendarat. 

Pesawat Lion Air dengan registrasi PK-LPS ini lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 13.50 WIB dan pada pukul 15.15 WIB tergelincir di Bandara Supadio akibat hujan deras. 

"Mendarat dengan mengalami overrun dan membuat runway tidak dapat digunakan atau dalam kondisi block runway pada pukul 15.15 WIB," kata EGM Bandara Supadio Jon Mukhtar Rita dalam keterangan resmi kepada media, Sabtu (16/2).

Dikatakan, penumpang yang membawa 180 penumpang dan dua bayi beserta seluruh awak penerbangan dalam kondisi selamat dan telah dievakuasi keluar ke terminal Bandara Supadio.

Akibat peristiwa itu,  tiga penerbangan lainnya terdampak. Yakni NAM Air nomor penerbangan IN-156 (return to apron), Citilink QG-415 (return to base), dan Garuda Indonesia GA-154 (return to base).

"Kami saat ini tengah berupaya memindahkan pesawat tersebut agar runway dapat kembali malam ini digunakan untuk penerbangan dari dan ke Supadio, Pontianak," Jon Mukhtar menegaskan. 


BERITA TERKAIT