Fasilitas Relokasi Pasar Hewan Minim, Penjual Demo | Berita Terbaru Hari ini

Close

Fasilitas Relokasi Pasar Hewan Minim, Penjual Demo

  • 2019-03-15 penulis : Ira Ravika
  • Editor :junaedi
  • dibaca :498
Fasilitas Relokasi Pasar Hewan Minim, Penjual Demo Pedagang pasar hewan Singosari memprotes pasar hewan pengganti belum dibangun setelah digusur jalan tol.(ira)

MALANG -Puluhan pedagang pasar hewan Singosari, protes. Pagi kemarin, para pedagang menuntut di pasar penampungan Desa Dengkol, Singosari para pedagang menuntut agar pasar hewan Singosari segera dibangun secara permanen, dan diberikan fasilitas yang lengkap. 

“Kami sudah menunggu cukup lama, namun sampai saat ini belum ada kejelasan, kapan pasar hewan dibangun secara permanen,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Hewan, Yusuf Fauzan kepada wartawan, Jumat (15/3). 

Saat ini, katanya, pasar hewan menempati lokasi relokasi. Pasar hewan yang lama di Desa Baturetno, Singosari dibongkar karena terdampak jalan tol Pandaan – Malang. 

“Yang kami tempati saat ini merupakan pengganti pasar hewan yang lama. Lahannya memang lebih luas, tapi fasilitasnya minim. Berbeda dengan yang lama, meskipun pasarnya lebih kecil, fasilitasnya lengkap,” ungkap dia.

Minimnya fasilitas disebutkan mulai dari bangunan hingga tiang untuk mengikat hewan. Fauzan mengaku kondisi ini sangat mempengaruhi aktifitas jual beli hewan. Tidak hanya pengunjung pasar yang turun, pedagang pasar juga menurun drastis.

Menurut dia, pasar hewan yang lama jumlah pedagangnya mencapai 1.000 orang. Mereka tak hanya datang dari Kabupaten Malang, tapi juga luar kota.  “Sebelum relokasi, pengunjung pasar lebih dari 1.500 orang,” terangnya lagi. 

“Tapi sekarang juga menurun, karena pasarnya tidak representatif," ungkapnya. 

Demo ini direspon anggota DPRD Kabupaten Malang. Hadi Mustofa yang langsung ke lokasi menemui para pedagang. Hadi mengatakan, jika pihaknya akan melakukan koordinasi dengan PT Jasa Marga Pandaan Malang.

Tujuannya  agar segera  melakukan pembangunan dan melengkapi fasilitas pasar hewan Singosari. 

Sementara itu PPK Lahan PT Jasa Marga Pandaan - Malang, Agus Harianto mengatakan, pembangunan pasar hewan Singosari, masih menunggu dokumen perencanaan dari Pemkab Malang.  

Dia menyebutkan, melalui dokumen perencanaan inilah, bisa diaplikasikan bentuk bangunan maupun fasilitas apa saja di dalamnya. 

“Kami masih menunggu dokumen perencanaan, begitu dokumennya keluar, pembangunan langsung dilakukan,” katanya. 


BERITA TERKAIT

close