Prabowo Menang Tipis atas Jokowi di Indonesia Timur | Berita Terbaru Hari ini

Close

Prabowo Menang Tipis atas Jokowi di Indonesia Timur

  • 2019-03-18
  • Editor :goly
  • dibaca :6237
Prabowo Menang Tipis atas Jokowi di Indonesia Timur Survei MRKI

JAKARTA - Lembaga survei Mindset Riset dan Konsultan Indonesia (MRKI), merilis hasil survei terkait elektabilitas calon presiden 2019. Berdasarkan hasil riset satu bulan jelang pemungutan suara, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dinyatakan unggul atas Joko Widodo-Ma’ruf Amin di wilayah Indonesia Timur.


“Jika Pemilu diadakan hari ini, hasilnya Jokowi-Ma’ruf 42 persen dan Prabowo-Sandiaga 48,6 persen. Terdapat 9,4 persen yang belum menentukan pilihan,” kata Andi Adriagus, Direktur MRKI, pada pemaparan hasil survei di Makassar, Sulsel, Senin, 18 Maret 2019.


Survei MRKI merangkum jajak pendapat di 12 provinsi di kawasan timur Indonesia. Di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah Prabowo-Sandi unggul. Sementara Jokowi-Ma'ruf unggul di Gorontalo, Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara. Di NTT, paslon nomor 1 unggul dan di NTB paslon nomor urut 2 yang unggul.


Sementara di Pulau Papua, Jokowi-Ma'ruf berdasarkan survei lebih dominan. Prabowo-Sandi hanya unggul di Maluku Utara.
MRKI menggelar survei pada 27 Februari hingga 12 Maret 2019 dengan melibatkan 1.200 responden di 12 provinsi. Responden tersebar di seluruh desa atau kelurahan dengan komposisi yang sama antara laki-laki dan perempuan.


Survei menggunakan metodologi multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2 persen. Survei yang diklaim independen ini disebut sebagai pembanding atas beragam survei yang lebih dahulu terkuat di publik.
“Kami memilih 12 provinsi karena sudah banyak lembaga yang melakukan survei secara nasional. Zona timur juga merupakan wilayah yang dilirik kedua kubu capres sebagai target pembangunan,” ucap Andi.


Survei MRKI memuat sejumlah opini publik seputar Pilpres 2019. Responden antara lain telah mengetahui bahwa pemungutan suara digelar pada 17 April 2019. Sebanyak 93 persen di antara mereka juga menyatakan akan menyalurkan hak pilih.
Meski demikian masyarakat belum sepenuhnya tahu rencana para calon presiden jika kelak terpilih.


BERITA TERKAIT