Selain Batu Ginjal, Kenali Juga Batu Kandung Kemih | Berita Terbaru Hari ini

Close

Selain Batu Ginjal, Kenali Juga Batu Kandung Kemih

  • 2019-03-19
  • Editor :goly
  • dibaca :1659
Selain Batu Ginjal, Kenali Juga Batu Kandung Kemih Ilustrasi

KLIKAPA - Sesuatu yang mengendap di dalam tubuh berisiko tinggi menimbulkan suatu penyakit. Misalnya saja, kristal atau batu asam urat, batu empedu, hingga batu ginjal. Selain ketiga batu tersebut, ada lagi yang disebut dengan batu kandung kemih.

Pengendapannya terjadi di kandung kemih, yakni tempat penampungan urine sebelum dikeluarkan. Meski tak 'sepopuler' batu ginjal, batu kandung kemih ini juga bisa berbahaya bila tidak segera ditangani dengan baik.


Batu kandung kemih atau yang kerap disebut sebagai bladder calculi, merupakan batu yang terbentuk dari endapan mineral di dalam kandung kemih. Batu tersebut memiliki ukuran yang bervariasi, dan paling banyak dialami oleh laki-laki di atas 50 tahun. Meski begitu, pada dasarnya semua orang bisa mengalami penyakit ini.


Batu kandung kemih disebabkan oleh pengosongan kandung kemih yang kurang baik, sehingga urine tertinggal di dalam kandung kemih. Sisa urine beserta kandungan mineral di dalam urine pun lantas semakin pekat, memadat, mengkristal, dan akhirnya menjadi batu kandung kemih.


Faktor risiko pembentukan batu kandung kemih
Ada beberapa keadaan medis yang meningkatkan faktor risiko pembentukan batu kandung kemih, antara lain:
    Pembesaran prostat. Kondisi ini biasanya dialami oleh pria berusia di atas 50 tahun. Kelenjar prostat akan membesar dan menekan saluran kemih, lalu menghalangi aliran urine.
    Neurogenic bladder atau kerusakan saraf yang menyebabkan pengosongan kandung kemih kurang baik. Kerusakan saraf ini bisa dipicu oleh cedera serius pada tulang belakang atau penyakit saraf spina bifida.
    Sistokel, yakni kelemahan pada dinding kandung kemih yang menyebabkan kandung kemih “jatuh” ke vagina.
    Divertikel kandung kemih, yaitu pembentukan kantung pada dinding kandung kemih.
    Pola makan tinggi lemak, gula, garam, dan rendahnya asupan vitamin A dan B.
    Kurang minum hingga sedari awal menyebabkan urine terlalu pekat.


Batu ginjal pun dianggap bisa


BERITA TERKAIT