DPW PPP Jatim Dukung Suharso Manoarfa Gantikan Romi | Berita Terbaru Hari ini

Close

DPW PPP Jatim Dukung Suharso Manoarfa Gantikan Romi

  • 2019-03-20
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1830
DPW PPP Jatim Dukung Suharso Manoarfa Gantikan Romi Sekretaris DPW PPP Jatim Norman Zein Nahdi dukung Suharso Manoarfa gantikan Romahurmuziy.(ist)

Klikapa.com -Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Jawa Timur mendukung penunjukan Suharso Manoarfa menggantikan Romahurmuziy sebagai pemimpin partai berlambang Ka'bah ini.

“Kami mendukungnya dan semoga menjelang Pemilu yang semakin dekat ini, kader tetap solid,” kata Sekretaris DPW PPP Jatim Norman Zein Nahdi kepada wartawan dari Surabaya, Rabu, (20/3).

Didik, sapaan akrabnya, saat ini sedang berada di Bogor untuk mengikuti musyawarah kerja nasional 2019 yang salah satu agendanya mengukuhkan Suharso Manoarfa di posisi baru.

Ia optimistis kepemimpinan Suharso Manoarfa mampu mengawal partai dan mengantarkan upaya kemenangan di Pemilu Legislatif yang digelar kurang dari sebulan ke depan.

“Apalagi ditunjuknya Pak Suharso direstui Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimoen Zubair (Mbah Kiai Moen),” ucapnya.

Romahurmuziy alias Rommy  harus melepas jabatannya sebagai ketua umum DPP PPP karena tersangkut dugaan kasus jual beli jabatan yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Secara khusus DPW PPP mengusulkan nama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai orang nomor satu di partai politik bergambar Ka’bah ini.

Namun, kata dia, nama-nama kandidat yang masuk bursa masih akan dibahas pada Rakernas, sekaligus memastikan disepakati atau tidaknya gelaran Muktamar Luar Biasa usai Pemilu mendatang.

“Harapan kami Bu Khofifah yang jadi ketua umum DPP PPP. Bahkan, semua DPC se-Jatim mayoritas sepakat. Jika nanti setelah Pemilu ada pemilihan maka nama Bu Khofifah tetap kami usulkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Musyafak Noer masih belum bisa dikonfirmasi terkait usulan-usulan lain yang akan disampaikan saat Mukernas.

Beberapa kali teleponnya tak terangkat meski terdengar nada sambung, begitu juga dengan pesan aplikasi Whatsapp yang tidak dibalas kendati sudah ada penanda terbaca.

Pemilihan umum serentak digelar 17 April 2019, yakni memilih anggota DPRD II, DPRD I, DPR RI, DPD serta presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. (antara)


BERITA TERKAIT