Bupati Malang Nonaktif Rendra Kresna Dituntut Delapan Tahun Penjara | Berita Terbaru Hari ini

Close

Bupati Malang Nonaktif Rendra Kresna Dituntut Delapan Tahun Penjara

  • 2019-04-25 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1749
Bupati Malang Nonaktif Rendra Kresna Dituntut Delapan Tahun Penjara Bupati Malang non aktif, Rendra Kresna ketika mengikti sidang Tipikor di Surabaya.(agung)

MALANG- Bupati Malang nonaktif, Rendra Kresna, dituntut delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK pada sidang lanjutan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Surabaya, Kamis (25/4).

Tuntungan terhadap Rendra itu dibacakan dalam sidang lanjutan dugaan suap, di ruang Cakra Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya itu di JPU KPK, Abdul Basir, SH. 


Menurut Basir, Rendra  dinilai terbukti melakukan tidakan kasus suap Rp 7,5 miliar. Perbuatannya dianggap melanggar pasal 12 B, UU 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.


"Dengan ini terdakwa dituntut pidana delapan tahun penjara dengan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan," kata Abdul Basir, saat membacakan tuntutan.

Dalam tuntutan itu terdakwa juga wajib mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 4,075 miliar dalam jangka waktu satu bulan. Jika tidak dapat membayar, akan disita harta benda sesuai dengan total uang pengganti tersebut.


"Jika tidak memenuhi akan diganti dengan pidana penjara selama dua tahun," tambah Abdul Basir.


Sebelumnya, dalam surat dakwaan, Rendra disebutkan menerima suap dan gratifikasi mencapai Rp 7,5 miliar dari sejumlah proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. 

Terdakwa menerima hadiah itu sejak tahun 2010 hingga tahun 2014 untuk proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Termasuk diduga mengatur proyek yang dikehendaki, dan mendapatkan fee dari setiap proyek tersebut.


Mendengar tuntutan itu Rendra tetap nampak tenang saja. Hanya sesekali nampak menggeser pantatnya dari kursi yang diduduki.


Ketua Majelis Hakim Agus Hamzah, meminta Rendra berkonsultasi kepada kuasa hukumnnya untuk pledoi yang akan dilakukan. Sidang pun dilanjutkan pada Kamis (2/5) mendatang dengan agenda pledoi.


Kuasa hukum terdakwa Rendra Kresna, Imam Muslih, belum bisa dikonfirmasi, terkait tuntutan yang dibacakan JPU KPK.(agp/van)


BERITA TERKAIT