PAN Buka Opsi Keluar dari Koalisi Prabowo - Sandi | Berita Terbaru Hari ini

Close

PAN Buka Opsi Keluar dari Koalisi Prabowo - Sandi

  • 2019-04-26
  • Editor :junaedi
  • dibaca :654
PAN Buka Opsi Keluar dari Koalisi Prabowo - Sandi Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Bara Hasibuan (paling kiri) dan sejumlah pimpinan PAN.(dok.cnn-indonesia)

JAKARTA -Partai Amanat Nasional (PAN) membuka opsi untuk keluar dari koalisi pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan mengaku pembahasan arah koalisi akan dilakukan mengingat pemilu telah usai.

"Yang jelas kita akan melihat posisi kita lagi ya. Kan pemilihan presiden sudah selesai, ya jadi kami lihat nanti ke depannya gimana," kata Bara seperti dikutip cnn-indonesia di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/4).

Meski begitu, ia enggan membenarkan bahwa pertemuan antara Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dengan Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, saat proses pelantikan Gubernur Maluku juga merupakan sinyal PAN angkat kaki dari koalisi Prabowo-Sandi.

Bara menilai kehadiran Zulhas selaku Ketum PAN di Istana Negara menampilkan karakter kenegarawanan sebagai Ketua MPR. Sebab, ia mengatakan Zulhas tetap melaksanakan tugas kenegaraan meski PAN dalam pemilu mendukung Prabowo-Sandi.

Bahkan, ia mengapresiasi pembicaraan Zulhas dengan Jokowi mengenai nasib bangsa setelah Pilpres 17 April 2019.

"Jadi ini menunjukkan memang sikap kenegarawanan dan semacam kesadaran Pak Zul untuk menempatkan kepentingan bangsa dari kepentingan partai," ujarnya.

Lebih lanjut, Bara kembali mengaku lebih percaya hasil hitung cepat pilpres yang dilakukan oleh lembaga survei. Sebab, menyebut hasil hitung cepat dalam tiga pemilu selalu tidak jauh berbeda dengan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum.

"Begitu juga dengan Pilpres, bisa kami katakan ini nantinya juga apa yang kita lihat di berbagai hasil quick count oleh lembaga-lembaga survei ini juga akan merefleksikan hasil resmi nanti yang akan diumumkan KPU," ujar Bara.

Di sisi lain, Bara juga mengajak semua pihak untuk menjadikan hitung cepat sebagai rujukan hasil KPU.  Ia meyakini cara tersebut bisa meredakan suhu politik yang memanas.

Sebelumnya, PAN menyatakan dukungan bagi paslon 02 Prabowo-Sandi meski selama empat tahun lebih berada dalam koalisi pemerintahan Jokowi. PAN juga tercatat sempat mendukung Prabowo pada Pilpres 2014 saat berpasangan


BERITA TERKAIT