Saran PAN: BPN Prabowo - Sandi Contohlah TKN Jokowi - Ma'ruf | Berita Terbaru Hari ini

Close

Saran PAN: BPN Prabowo - Sandi Contohlah TKN Jokowi - Ma'ruf

  • 2019-04-26
  • Editor :junaedi
  • dibaca :747
Saran PAN: BPN Prabowo - Sandi Contohlah TKN Jokowi - Ma'ruf Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Didesak Mundur, Bara Hasibuan Mengaku Berbeda Sikap demi Kepentingan PAN", https://nasional.kompas.com/read/2019/01/07/18593621/didesak-mundur-bara-hasibuan-mengaku-berbeda-sikap-demi-kepentingan-pan. Penulis : Jessi Carina Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA -Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan menyarankan Badan Pemenangan Pemilu (BPN) paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meniru tindakan yang dilakukan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin membuka ruang penghitungan suara Pilpres 2019.

Bara meminta BPN berani membuka ruang datanya sebagai respons atas klaim kemenangan Prabowo-Sandi.

"Saya dukung kalau pihak TKN siap untuk membuka war room mereka, pusat data, markas data mereka. Pihak BPN juga harus lakukan hal yang sama," ujar Bara di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/4).

Bara menuturkan semua kubu harus transparan soal data dalam mengklaim kemenangan Pilpres 2019. Sebab, katanya, klaim kemenangan harus diiringi dengan data yang valid.

Ia juga meminta semua pihak menahan diri dan menunggu hasil resmi Pemilu 2019 yang dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Quick count itu dia (Jokowi) menang, tapi sikapnya tidak berlebihan untuk menunjukkan kemenangan. Itu sikap terpuji," ujar Bara.

Sebelumnya, PDIP mengundang perwakilan BPN Prabowo-Sandi untuk melihat pusat rekapitulasi suara Pilpres 2019 yang dimiliki oleh TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Badan Saksi Pemilu Nasional PDIP.

"Kami undang lima personel, dua dari BPN dan tiga dari pengamat politik, dan disaksikan oleh media dan perwakilan mahasiswa, untuk melihat pusat hitung suara kami," ujar Hasto dalam keterangan tertulis, Kamis (25/4).

Setelah pemantauan dilakukan, Hasto meminta TKN Jokowi-Ma'ruf dan PDIP dapat melihat ruang rekapitulasi yang dimiliki oleh BPN Prabowo-Sandi.

"Biar rakyat tahu, mana yang klaim dengan bukti, dan pihak mana yang memprovokasi," ujarnya.(cnn-indonesia)
 


BERITA TERKAIT