SMK PGRI 2, Sekolah Contoh Tingkat Provinsi

  • 2016-03-29
  • dibaca :9954
SMK PGRI 2, Sekolah Contoh Tingkat Provinsi saat wisuda lulusan SMK PGRI 2

MALANG - Menyambut HUT ke-102 Kota Malang, SMK PGRI 2 berhasil menyabet penghargaan juara II sebagai sekolah contoh untuk sekolah PGRI tingkat SMK di Jawa Timur. Ini membuktikan, jika mutu pendidikan dan kualitas sekolah mampu bersaing hingga ranah provinsi. R. Suhaimin, ketua WMM (Wakil Manajemen Mutu) SMK PGRI 2 menuturkan, penghargaan tersebut sekaligus kado yang diberikan pihak sekolah kepada Kota Malang.

“PGRI Jatim mengadakan lomba sekolah contoh, Alhamdulillah SMK PGRI 2 lolos menjadi juaa dua,” ujarnya .

Adapun indikator dari kemenangan tersebut adalah bagaimana upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan ditinjau dari prestasi siswa dan juga sarana prasarana sekolah, yang selama ini terus mengalami perubahan kea rah lebih baik.

Seperti baru-baru ini, sekolah meningkatkan sarana prasarana seperti perluasan lahan parkir dan kantin, pembuatan gazebo untuk tempat siswa berdiskusi dan bercengkerama. “Harapannya anak-anak bisa enjoy menikmati jam istirahat atau pulang sekolah di gazebo,” katanya.

Dikatakan oleh pria yang juga mengajar mata pelajaran BPKN itu, upaya sekolah dalam menjaga serta meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan menerapkan kedisiplinan baik kepada guru dan juga siswa.

“Harapannya dengan disiplin, seluruh sivitas akademik kami akan terbiasa dengan hal-hal baik dan tertib,” tuturnya.

Adapun bentuk kedisiplinan tersebut adalah kepatuhan guru dan siswa dengan aturan yang diberlakukan pihak sekolah. “Seperti masalah seragam dan ketepatan jam mengajar dan belajar,” lanjutnya.

Tak hanya itu, tahun ini SMK PGRI 2 juga melaksanakan Ujian Nasional (UN) berbasis CBT (Computer Based Test). Ari Astuti, Wakil Kepala (Waka) Kurikulum SMK PGRI 2 menjelaskan, meski baru pertama, pihak sekolah sudah mempersiapkan hal tersebut dengan matang.

Wanita yang juga mengajar guru produktivitas pemasaran itu menerangkan, total ada empat laboratorium yang dimiliki oleh sekolah, dengan jumlah komputer sebanyak 70 unit dengan komputer cadangan sebanyak 10 unit. “Jadi total ada 80 komputer untuk 180 siswa kelas

Berita Terkait

Baca Juga