Dua Mantan Anggota Dewan Kota Malang Diganjar Hukuman Terberat, Rata-rata Dihukum 4 Tahun | Berita Terbaru Hari ini

Close

Dua Mantan Anggota Dewan Kota Malang Diganjar Hukuman Terberat, Rata-rata Dihukum 4 Tahun

  • 2019-05-10 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :309
Dua Mantan Anggota Dewan Kota Malang Diganjar Hukuman Terberat, Rata-rata Dihukum 4 Tahun 12 anggota dewan dari total 41 orang yang disidang dan diganjar hukuman di PN Tipikor Surabaya, Kamis (9/5)

MALANG-Dua dari 12 mantan anggota DPRD Kota Malang dijatuhi hukuman terberat oleh hakim di Pengadilan Tipikor Surabaya. Mereka adalah Een Ambarsari dan Sugiarto. Masing-masidng diganjar hukuman lima tahun penjara, Kamis (9/12).

Sedangkan dua orang lagi yakni Samsul Fajrih dan Bambang Triyoso divonis penjara selama 4,6 tahun. Sedangkan sisanya dihukum selama emat tahun penjara. Mereka itu adalah Imam Ghozali, M Fadly, Asia Iriani,  Indra Tjahyono, Afdal Fauza, Diana Yanti SAB dan Hadi Susanto. 

ke 12 mantan anggota DPRD Kota Malang itu tersangkut kasus suap pembahasan APBD Perubahan Kota Malang tahun 2015 lalu. Mereka merupakan gelombang terakhir dari 41 mantan anggota dewan yang dijatuhi hukuman. 

Ketua Majelis Hakim, Dede Suryaman membacakan putusan terhadap 12 terdakwa secara satu-persatu, dalam tiga sesi. Sidang  digelar di ruang Cakra, Pengadilan Tipikor Surabaya.
Sesi pertama, majelis hakim hanya membacakan putusan untuk terdakwa Ribut Harianto. 

Sementara untuk 11 terdakwa lainnya, diminta menunggu di kursi pengunjung. Hal ini, karena berkas dakwaan mantan politisi dari dapil Lowokwaru itu terpisah dengan para terdakwa lainnya.

"Karena pertimbangan alur semua terdakwa hampir sama, maka untuk putusan kami bacakan secara ringkas," ucap Dede Suryaman.

Sebelum hakim membacakan putusan, penasehat hukum Ribut Harianto, terlebih dahulu mengajukan surat. Meminta supaya penahanan Ribut dipindahkan ke LP Lowokwaru Malang. 

"Semua permohonan akan disampaikan dalam pertimbangan hukum. Masalah bisa atau tidak dilaksanakan, nantinya dari hasil pertimbangan," jelas Dede Suryaman. 

Dalam amar putusannya, majelis hakim, menyampaikan bahwa hal yang memberatkan terdakwa  karena merusak citra DPRD dan menciderai kepercayaan publik. Sedangkan yang meringankan terdakwa mengakui dan telah mengembalikan uang ke kas negara.

"Berdasarkan pertimbangan, terdakwa Ribut Harianto kami jatuhkan hukuman selama empat tahun, dan denda Rp 200 juta. Jika tidak bisa membayar denda diganti dengan penjara selama satu bulan," tegas Dede Suryaman.
.
"Terdakwa juga membayar uang pengganti sebesar Rp


BERITA TERKAIT