KPU: Tanpa Saksi Rekapitulasi Tetap Sah, Ada Bawaslu | Berita Terbaru Hari ini

Close

KPU: Tanpa Saksi Rekapitulasi Tetap Sah, Ada Bawaslu

  • 2019-05-15
  • Editor :junaedi
  • dibaca :933
KPU: Tanpa Saksi Rekapitulasi Tetap Sah, Ada Bawaslu Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik menyebutkan ada atau tidaknya sanksi dalam sidang pleno rekapitulasi suara di KPU tetap jalan dah sah. (dok.detikcom)

Klikapa -Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik menyebutkan ada atau tidaknya sanksi dalam sidang pleno rekapitulasi suara di KPU tetap jalan dah sah. Pasalnya KPU tetap diawasi oleh Bawaslu RI.

Pernyataan Evi itu dilontarkan sebagai tanggapan atas sikap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga yang akan manarik semua saksinya di KPU Pusat hingga Kabupaten/Kota.


"Ada atau tidak ada saksi memang pleno tetap jalan, rekapitulasi tetap sah dan kita terus diawasi oleh Bawaslu RI dalam rekap kita," kata Evi seperti dikutip detikcom Rabu (15/5).


Evi mengatakan rekapitulasi merupakan forum terbuka, sehingga pihaknya mengundang para saksi untuk hadir. Namun, menurut Evi, bila saksi tidak datang maka hal tersebut tidak menjadi masalah.


"Saksi ini kan bisa datang, kita kan mengundang ini kan forum terbuka. Kalau saksi tidak datang plenonya jalan terus, tidak ada masalah," jelasnya. 


"Hasil akhir itu kan menjadi tanggung jawab bagi kami, untuk menyelesaikan dan menetapkannya," sambungnya. 


Terkait kehadiran saksi BPN, Evi mengatakan hingga rapat pleno terakhir pada Selasa (14/5) malam seluruh saksi dari perwakilan paslon dan parpol masih hadir dan lengkap. 


"Sampai tadi malam masih ada saksi BPN 02, dan partai-partai hampir lengkap mengikuti rekapitulasi tadi malam," katanya.


Sebelumnya, BPN menyatakan akan menarik para saksi penghitungan suara yang ada di KPU pusat hingga kabupaten/kota. Hal ini berkaitan dengan isu dugaan kecurangan penghitungan suara Pemilu 2019.


"Per hari ini diumumkan demikian. Dengan demikian, seluruh saksi yang sekarang berada baik di KPU pusat, provinsi, dan kabupaten/kota yang sekarang masih ada proses kami rencanakan dan kami perintahkan untuk ditarik," kata wakil BPN Prabowo - Sandiaga, Priyo Budi Santoso usai simposium nasional tentang klaim kecurangan Pemilu 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5).    
 


BERITA TERKAIT