Menang Asal | Berita Terbaru Hari ini

Close

Menang Asal

  • 2019-05-16
  • Editor :husnun
  • dibaca :162
Menang Asal

Catatan Dahlan Iskan

Dasar pedagang. Presiden Donald Trump memang menyakitkan hati rakyat Tiongkok. Tapi masih bisa juga dikomersialkan. Oleh pedagang Tiongkok.

Barang-barang bergambar Trump banyak juga digemari. Wajah Trump yang khas itu. Mimik yang sinis itu. Rambut kuningnya itu. Alis matanya itu.

Kemarin koran terbesar di Hongkong, South China Morning Post, menampilkan foto unik. Seorang pejabat tinggi di negara bagian Louisiana menyingsingkan bagian bawah celananya. Di depan Trump. Yang lagi berkunjung ke negara bagian itu.

Pejabat di Amerika Serikat yang menggunakan kaus kaki bergambar Trump (South China Morning Post).
Foto Atas: Salah satu kaus kaki berdesain Trump yang dijual di Alibaba.

"Nih, lihat!“ mungkin begitu kata pejabat daerah tersebut. Sambil menunjukkan kaus kakinya kepada presidennya.

Kaus kaki itu bergambar Trump.

Dilaporkanlah dengan bangga: kaus kaki itu 100 persen made in America. Dibuat di California.

Koran itu lantas menceritakan hasil browsing wartawannya. Sang wartawan menemukan kaus kaki yang terlihat amat sama. Bisa dibeli di Alibaba.com. Dengan harga 1,8 dolar Hongkong. Atau sekitar Rp 30.000 sepasang. 

Itu bikinan Yiwu. Salah satu kabupaten di propinsi Zhejiang. Arah selatan kota Hangzhou.

Diberitakan, pabrik di Yiwu itu memang ekspor kaus kaki bergambar Trump ke Amerika. Importernya banyak perusahaan di Amerika. Ada juga yang dari California.

Iseng-iseng DI's Way mencari di Aliexpress (Alibaba Group) ternyata banyak kaus kaki berdesain Trump dijual di sana. Bahkan, ada kaus kaki dan aneka barang lainnya yang khusus didesain untuk kampanye Trump di Pilpres 2020 mendatang.

Kini Trump sudah siap-siap kampanye untuk masa jabatan kedua. Berarti perlu banyak atribut kampanye bikinan Tiongkok: bendera Amerika, topi Make America Great Again, kaus.... dan apa saja yang bergambar Trump. Berarti ia harus membayar tarif impor lebih tinggi untuk kampanyenya nanti. Itupun kalau ekonomi Amerika tetap baik. Seperti yang ia banggakan dua tahun terakhir ini. 

Bagaimana kalau ternyata


BERITA TERKAIT