TKN: Tolak Hasil Pilpres = Tak Layak Dilantik sebagai Anggota DPR 2019-2014 | Berita Terbaru Hari ini

Close

TKN: Tolak Hasil Pilpres = Tak Layak Dilantik sebagai Anggota DPR 2019-2014

  • 2019-05-16
  • Editor :junaedi
  • dibaca :387
TKN: Tolak Hasil Pilpres = Tak Layak Dilantik sebagai Anggota DPR 2019-2014 Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding(dok.cnnindonesia.com)

JAKARTA -Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyatakan partai politik koalisi pendukung paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak layak dilantik sebagai anggota DPR periode 2019-2024 jika menolak hasil Pilpres 2019.

Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding mengatakan itu karena Pilpres 2019 dan Pemilu Legislatif 2019 dilakukan secara serentak. 


"Kalau tidak akui hasil pilpres sebenarnya secara otomatis pileg tidak diakui. Kalau tidak diakui maka artinya tidak pantas dan tidak patut dilantik [menjadi] anggota DPR RI dari Gerindra, termasuk parpol koalisi 02," ujar Karding seperti dikutip cnn-indonesia, Rabu (15/5). 


Karding menuturkan Pileg 2019 dan Pilpres 2019 saling berkaitan. Sehingga, ia berkata tudingan kecurangan dalam pilpres yang diklaim oleh Badan Pemenangan Pemilu (BPN) Prabowo-Sandi semestinya juga terjadi di pileg. 

"Tidak mungkin yang curang hanya pilpres. Kalau asumsinya curang, mesti curang semua," ujarnya.


Terkait dengan hal itu, politisi PKB ini menuturkan KPU memiliki opsi untuk mengeluarkan rekomendasi agar anggota DPR dari parpol koalisi 02 tidak dilantik. Parpol koalisi 02 sendiri terdiri atas Partai Gerindra, PKS, PAN, Partai Demokrat, Partai Berkarya.


"KPU bisa [mengeluarkan] rekomendasi tidak dilantik karena tidak diakui hasil tersebut oleh Ketua Umum mereka, dalam hal ini Pak Prabowo di Gerindra dan BPN koalisi 02," ujar Karding.


Sebelumnya, capres Prabowo Subianto menyatakan akan menolak hasil perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bila hasil perhitungan tersebut terbukti curang. Prabowo menegaskan tidak akan menyerah untuk mencari keadilan.

"Kami masih menaruh secercah harapan, tapi yang jelas sikap saya adalah saya akan menolak hasil penghitungan yang curang," kata Prabowo di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (14/5).

Hasil rekapitulasi sementara di KPU sampai Kamis (16/5) Pukul 09.30, perolehan suara Jokowi-Ma'ruf sebanyak 71.375.933 suara (56,19 persen) dan Prabowo-Sandiaga sebanyak 56.411.769 suara (43,81 persen).

Perolehan suara tersebut hasil rekapiltulasi  dari Total TPS yang sudah terinput oleh


BERITA TERKAIT