Puasa masih Saja Bisnis Togel, Dua Pengecernya Diberangus | Berita Terbaru Hari ini

Close

Puasa masih Saja Bisnis Togel, Dua Pengecernya Diberangus

  • 2019-05-16 penulis : Ira Ravika
  • Editor :junaedi
  • dibaca :603
Puasa masih Saja Bisnis Togel, Dua Pengecernya Diberangus HermAnsyah (isert atas) dan Fauzan di Polsek Kedungkandang beserta barang bukti yang diamankan petugas

MALANG -Di bulan puasa seperti ini ada saja judi togel. Dua orang pengecernya ditangkap Polsek Kedungkandang, Rabu (15/5). Mereka adalah Hermansyah, 32, dan Fauzan, 17. 


Kedua warga Jalan KH Malik Dalam RT01 RW05 Kelurahan Buring Kecamatan, Keduangkandang itu ditangkap di Jalan Tondano Raya  RT04  RW12 Kelurahan Sawojajar, Malang.


Dari tangan keduanya diamankan barang bukti, dua unit HP, uang Rp 200 ribu, satu akun judi online di www.liontoto.com, buku rekening, dan tiga lembar rekapan setoran.


"Dua tersangka ini berperan sebagai pengecer dan pengepul judi togel," kata Kapolsekta Kedungkandang Kompol Suko Wahyudi, Kamis (16/5). 


Dia menegaskan, tersangka yang berperan sebagai pengecer adalah Fauzan, sedangkan pengepulnya Hermansyah. 


"Tersangka Hermansyah ikut togel online di www.liontoto.com," tambah Suko.


Bisnis togel ini dijalani kedua tersangka sejak dua tahun terakhir. Awalnya Hermansyah yang mengetahui peluang bisinis togel di www.totolion.com. Dia pun mendaftar dengan cara membuat akun. Dia juga melakukan deposit.


Sementara Hermasyah yang sudah punya akun. Ia pun menekuni bisnis ini. Dia juga memiliki pengecer, yaitu Fauzan, yang menerima pembelian togel dari masyarakat. 


Fauzan menyetorkan uang penjualan togel seminggu sekali. Dari penjualan togel dia mendapatkan pendapatan Rp 50 ribu - Rp 100 ribu setiap kali bukaan. 


Sedangkan Hermansyah menyetorkan uang hasil penjualan togel ke www.liontoto.com melalui transfer. Dari penjualan itu, dia mendapatkan bagian 29 persen dari setiap uang yang disetorkan. Rata-rata dia mendapat Rp 900 ribu per bukaan. 

"Kedua tersangka ini kami kenakan pasal 303 KUHP. Untuk tersangka Fauzan, rencananya kami limpahkan ke Unit PPA Polres Malang Kota. Itu karena usianya masih di bawah umur," tandas Suko.(ira/lim)


BERITA TERKAIT