Polisi: Tidak Ada Pembunuhan dalam Kasus Mutilasi Jasad Wanita di Pasar Besar Malang | Berita Terbaru Hari ini

Close

Polisi: Tidak Ada Pembunuhan dalam Kasus Mutilasi Jasad Wanita di Pasar Besar Malang

  • 2019-05-17
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2168
Polisi: Tidak Ada Pembunuhan dalam Kasus Mutilasi Jasad Wanita di Pasar Besar Malang Petugas Unit Inavis dan Lapfor Polda Jatim saat melakukan olah TKP penemuan mayat termutilasi di aral Pasar besar Kota Malang.(ipunk)

MALANG -Pengakuan tersangka pelaku mutilasi wanita di areal Pasa Besar Malang dibenarnya polisi. Hasil otopsi yang dilakukan dokter forensik dan Labfor Polda Jatim, wanita yang belum dikenali indentitasnya itu benar meninggal tidak karena dibunuh. Tapi karena sakit paru-paru akut.


Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan wanita yang diperkirakan berumur 34 tahun itu meninggal akibat sakit paru-paru akut. Hal ini diketahui melalui hasil forensik.


"Pemeriksaan sementara doktoral forensik kita mengatakan yang bersangkutan meninggal karena penyakit paru-paru akut," kata Barung kepada wartawan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (17/5).


Sebelumnya tersangka mengaku jika wanita yang beru dikenalnya itu meninggal karena sakit. Selah dua hari kemudian, barulah mayat wanita misterius itu dimutilasi. Menurut tersangka itu dilakukan karena perintah korban sebelum meniggal dan bisikan gaib yang dia terima.


Barung menambahkan tidak ada pembunuhan dalam kasus ini. Dia mengatakan pelaku baru memutilasi korban selang tiga hari setelah korban meninggal akibat sakit paru-paru. 


"Jadi tidak ada pembuhunan itu, jadi mutilasi yang terjadi karena sudah meninggal tiga hari," lanjutnya. 


"Jadi mutilasi dilakukan setelah almarhum meninggal dunia baik di kaki di leher dan pada siku. Setelah itu dilakukan mutilasi lengan-lengan di bawah tangga," ungkap Barung.


Meski begitu kata Barung, pihaknya masih memeriksa kondisi kejiwaan pelaku. Karena ada indikasi gangguan jiwa. 
 


BERITA TERKAIT