Sepasang Kekasih Mencuri Motor, Yang Laki-laki Ditembak Polisi | Berita Terbaru Hari ini

Close

Sepasang Kekasih Mencuri Motor, Yang Laki-laki Ditembak Polisi

  • 2019-05-21 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1440
Sepasang Kekasih Mencuri Motor, Yang Laki-laki Ditembak Polisi Tersangka Arip Junaedi dan Evi Melinda Furi, pasangan kekasih yang kompak menjadi pencuri motor.(agung)

MALANG -Sepasang kekasih harus meringkuk di sel tahanan Polres Malang karena pencurian sepeda motor. Mereka adalah  Arip Junaedi, 27, warga Desa Parangargo Kecamatan Wagir dan kekasihnya, Evi Melinda Furi, 24, warga Desa Sutojayan Kecamatan Pakisaji. 


Mereka ditangkap petugas Polres Malang sejak Senin (20/5). Keduanya diduga mencuri motor di Dusun Delik Sukorejo Desa Kranggan Kecamatan Ngajum. 


Tersangka Arip bahkan harus mendapat hadiah timah panas di kaki kanannya, karena berusaha melawan dan kabur ketika akan ditangkap. 


"Barang bukti yang kami amankan, sepeda motor Honda Beat yang menjadi sarana beraksi. Sepeda motor Suzuki Smash, yang dicurinya," kata Wakapolres Malang Kompol Anggun Dedy Sisworo, Selasa (21/5).

Pencurian itu pada 28 April lalu sekitar pukul 14.00. Bermula dari Aji, pemilik motor menghadiri acara undangan hajatan temannya di Dusun Delik Sukorejo Desa Kranggan Kecamatan Ngajum. 

Setiba di lokasi, korban memakir motornya di halaman rumah temannya.

Saat diparkir tidak dikunci setir. Kemudian ditinggal korban masuk ke dalam rumah temannya. Saat itulah datang Arip bersama dengan kekasihnya Evi. 

Tanpa menggunakan alat apapun, Arip langsung mencuri motor korban. Sementara, kekasihnya Evi, sebelum Arip beraksi, diminta pergi lebih dahulu.

"Dia (Evi) sebetulnya tidak ikut. Hanya saya minta untuk mengantarkan saja," ucap tersangka Arip, membela kekasihnya.

Setelah motor dikuasi, Arip dibawa pulang ke rumahnya. 

Sementara korban yang tidak terima kehilangan motor, melapor ke petugas Polsek Ngajum. Atas laporan itulah, polisi lantas menyelidiki kasusnya. 


"Tersangka Arip ini residivis. Dia sudah dua kali ini masuk penjara karena kasus yang sama. Saat ini, kasusnya sedang kami kembangkan untuk mencari tahu apakah ada TKP lain," jelas Wakapolres.(agp/lim)


BERITA TERKAIT