10 Ribu Lembar Lebih Uang Palsu Dimusnahkan | Berita Terbaru Hari ini

Close

10 Ribu Lembar Lebih Uang Palsu Dimusnahkan

  • 2019-06-13 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1173
10 Ribu Lembar Lebih Uang Palsu Dimusnahkan Forpimda Kabupaten Malang ketika melakukan pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana umum di halaman Kejari Kepanjen.

ALANG -Sebanyak 10.810 lembar uang palsu (Upal) dalam bentuk pecahan Rp 100 ribu dimusnahkan di halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (13/6) pagi. Upal itu barang bukti hasil tindak pidana umum. 

Pemusnahannya dilakukan seluruh Forpimda Kabupaten Malang. Mulai Kajari Kepanjen, Abdul Qohar, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, Plt. Bupati Malang, Sanusi, Dandim 0818 wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, Letkol Inf Ferry Muzawwad, Ketua DPRD Hari Sasongko.

"Pemusnahan barang bukti ini sebelumnya sudah memiliki kekuatan hukum tetap, serta sudah ada putusan inkrah," kata Kajari Abdul Qohar.

Selain Upal, katanya, beberapa barang bukti lain yang dimusnahkan. Yakni barang bukti hasil kejahatan dari 458 kasus selama tahun 2018 sampai 2019.

Barang bukti yang dimusnahkan di antaranya kasus narkotika. Rinciannya, ganja kering ada 442 gram dari 20 perkara, sabu-sabu (SS) ada 1027 gram, pil koplo ada 624.910 butir dari 90 perkara. Kemudian 16 botol minuman keras. 

"Kami juga memusnahkan 325 keping VCD bajakan, puluhan senjata tajam, serta barang bukti lainnya seperti tas, dompet, bungkus rokok, botol minum dan buku nikah palsu," terangnya. 

Pemusnahan barang bukti tersebut, tidak dibakar saja. Ada yang cara pemusnahannya dimasukkan ke dalam air panas dan dipotong-potong.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah mengatakan, sejak awal 2019 Polras Malang sudah menangani 950 laporan tindak kejahatan. 

Berdasarkan data,  laporan pada bulan April cukup banyak. Yakni ada 308 kasus. Bulan Maret ada 181 kasus, Februari 258 kasus, dan Januari 203 kasus. 

“Dari 950 kasus tersebut, sebanyak 521 di antaranya sudah berhasil diungkap oleh Polres Malang,” tutur Ainun.(agp/lim)


BERITA TERKAIT