Tak Dikasih Uang, Pengamen Ngamuk. Warga Marah Digiliran Dia Dihajar Massa | Berita Terbaru Hari ini

Close

Tak Dikasih Uang, Pengamen Ngamuk. Warga Marah Digiliran Dia Dihajar Massa

  • 2019-06-13 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :576
Tak Dikasih Uang, Pengamen Ngamuk. Warga Marah Digiliran Dia Dihajar Massa Tersangka Miseri saat dihajar massa dan diamankan petugas.(agung)

MALANG -Gegara membuat onar, seorang pengamen menjadi bulan-bulanan warga Jalan Pudak, Desa Cepokomulyo Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (13/6). 

Dia adalah Miseri, 47, warga Jalan Ki Ageng Gribig XII, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Akibatnya dia babak belur dan harus mendapatkan perawantan medis.


Gara-garanya, Miseri, memukul Muchammad Gufron, warga setempat. Korban dipukul dengan gitar karena tidak memberi uang. Akibatnya kepala korban robek dan berdarah.

"Pelaku sudah kami amankan. Sebelumnya dia kami bawa ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk visum, setelah sempat dihakimi warga," kata Kanitreskrim Polsek Kepanjen, Iptu Supriyadi.

Korban Muchammad Gufron yang mendapatkan perawatan usai dikepruk pengamen karena tak memberi uang.(agung)

Peristiwa yang menggegerkan warga tersebut, terjadi sekitar pukul 08.30. Pagi itu, tersangka mengamen di sekitar Jalan Pudak. 

Semula dia mengamen biasa saja. Begitu mengamen di rumah korban, tiba-tiba pelaku marah dan membuat onar. Dia memukul korban yang tidak memberinya uang. Korban yang kesakitan lantas berteriak minta tolong.

Panik teriakan korban minta tolong, tersangka berusaha kabur. Namun warga sekitar langsung mengejarnya. Tidak sampai jauh, warga berhasil menangkap dan menghakiminya.

Beruntung ada anggota TNI AD yang kebetulan melintas. Tersangka diamankan dari amukan massa. Kemudian diserahkan ke petugas Polsek Kepanjen. 

"Tersangka melakukan penganiayaan seorang diri. Pengakuannya karena jengkel tidak diberi uang oleh korban," ucapnya.(agp/lim)
 


BERITA TERKAIT