Terlibat Kasus Suap Rencana Piala Dunia 2022, Michel Platini Ditangkap | Berita Terbaru Hari ini

Close

Terlibat Kasus Suap Rencana Piala Dunia 2022, Michel Platini Ditangkap

  • 2019-06-19
  • Editor :junaedi
  • dibaca :824
Terlibat Kasus Suap Rencana Piala Dunia 2022, Michel Platini Ditangkap Mantan Presiden UEFA Michel Platini.(uefa)

Klikapa.com -Mantan Presiden UEFA Michel Platini diberitakan ditangkap aparat kepolisian karena terlibat dalam kasus suap penetapan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.


Legenda Timnas Prancis itu pertama kali menjabat sebagai presiden UEFA pada tahun 2007. Delapan tahun menjabat sebagai Presiden UEFA sebelum diberhentikan oleh FIFA karena melakukan sejumlah pelanggaran kode etik di tahun 2015 silam.


Menurut laporan yang diturunkan Mediapart, Platini ternyata masih tersangkut kasus di dunia sepakbola. Ia diberitakan terlibat dalam kasus suap penetapan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.


Laporan itu mengklaim bahwa pria 63 tahun itu diamankan oleh aparat hukum pada hari Selasa (18/6) pagi waktu setempat. Ia akan diinvestigasi oleh Badan anti Korupsi dari Polisi Yudisial Prancis (OCLCIFF).

Menurut laporan tersebut, Platini sebagai Presiden UEFA tersebut merupakan salah satu dari 22 Komite Eksekutif FIFA yang menentukan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan juga 2022.

Pada saat itu banyak yang beranggapan bahwa Qatar bukan tuan rumah yang ideal untuk Piala Dunia. Pasalnya Piala Dunia yang biasanya digelar di musim panas tidak cocok digelar di Qatar yang memiliki suhu ekstrim di musim panas.

Namun Komite Eksekutif FIFA tersebut malah meloloskan Qatar ketimbang kandidat lain seperti Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang. Platini dan 21 Komite Eksekutif FIFA itu dituduh menerima suap untuk meloloskan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, sehingga ia tengah diperiksa untuk itu.

Menurut laporan yang sama, Platini bukan satu-satunya orang yang diamankan oleh Badan Anti Korupsi terkait proses penentuan Qatar sebagai tuan rumah.

21 komite eksekutif lainnya juga diberitakan akan segera dipanggil oleh pihak yang berwajib. Mereka akan diinvestigasi terkait tuduhan menerima suap.

Namun meski para pejabat ini dinyatakan bersalah, penyelenggaraan Piala Dunia 2022 tidak bisa dibatalkan karena Qatar sudah mulai mempersiapkan infrastruktur untuk turnamen tersebut.
 


BERITA TERKAIT