Panglima TNI Minta Penangguhan Pemahanan Mayjen (Purn) Soenarko, Ini Pertimbangannya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Panglima TNI Minta Penangguhan Pemahanan Mayjen (Purn) Soenarko, Ini Pertimbangannya

  • 2019-06-21
  • Editor :junaedi
  • dibaca :961
Panglima TNI Minta Penangguhan Pemahanan Mayjen (Purn) Soenarko, Ini Pertimbangannya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian.(dok.detikcom)

JAKARTA -Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta Polri untuk penangguhan penahanan mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen (Purn) Soenarko. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi jelaskan alasannya.

"Semalam Panglima TNI telah memutuskan untuk meminta penangguhan penahanan atas Mayor Jenderal (Purn) Soenarko kepada Kapolri. Keputusan tersebut diambil berdasarkan beberapa pertimbangan," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi kepada wartawan, Jumat (21/6).

Menurutnya, pertimbangananya  meliputi aspek hukum, rekam jejak, hingga moral.  Atas dasar itu Panglima berharap penangguhan penahanan untuk Soenarko bisa segera diwujudkan.

BACA JUGA; Mantan Danjen Kopassus Ditangkap karena Kasus Penyelundupan 

"Beberapa pertimbangannya adalah pertimbangan aspek hukum, pertimbangan tentang rekam jejak Pak Soenarko selama berdinas di lingkungan TNI maupun setelah beliau berstatus purnawirawan, serta pertimbangan ikatan moral antara prajurit TNI dengan purnawirawan," kata Sisriadi.

Soenarko menjadi tahanan Polri dan dititipkan di Rutan POM Guntur. Dia adalah tersangka kepemilikan senjata api ilegal. Dia ditangkap atas dugaan kasus penyelundupan senjata dari Aceh.

Soenarko dinilai berpotensi mengancam keamanan nasional. Senjata itu diduga digunakan untuk diselundupkan ke kerusuhan 22 Mei 2019. 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan permintaan penangguhan penahannya saat dia berada di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (20/6) kemarin. Dia mengatakan permintaan itu dia layangkan melalui sambungan telepon sebelum tiba di Pondok Pesantren Tebuireng saat siang hari. Dia meminta Danpom TNI Mayjen Dedy Iswanto berkoordinasi dengan Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI Mayjen Joko Purnomo.

"Saya tadi, saya baru saja ya, sebelum saya ke sini saya telepon kepada Danpom TNI Mayor Jenderal Dedy untuk berkoordinasi dengan Kababinkum TNI untuk menyampaikan kepada penyidiknya, Pak Soenarko, untuk minta supaya untuk penangguhan penahanan," kata Marsekal Hadi, saat itu.


BERITA TERKAIT