Komedian dan Politikus Nurul Qomar Ditangkap karena Gunakan Ijazah Palsu untuk Pencalonan Rektor Umus | Berita Terbaru Hari ini

Close

Komedian dan Politikus Nurul Qomar Ditangkap karena Gunakan Ijazah Palsu untuk Pencalonan Rektor Umus

  • 2019-06-25
  • Editor :junaedi
  • dibaca :19497
Komedian dan Politikus Nurul Qomar Ditangkap karena Gunakan Ijazah Palsu untuk Pencalonan Rektor Umus Komedian dan politikus Nueul Qomar saat disel sementara Polres Brebes Jawa Tengah,(dok.detikcom)

Klikapa.com -Komedian Nurul Qomar alias Qomar, ditangkap anggota Polres Brebes, Jawa Tengah. Ia diduga terlibat kasus penggunaan surat keterangan lulus palsu dalam mencalonkan diri sebagai rektor Umus (Universitas Muhadi Setiabudhi), Senin malam (25/6).

Anggota grup lawak Empat Sekawan itu sejak Senin malam itu langsung ditahan di Mapolres Brebes.

Dikutip dari detikcom, ketika digiring ke Polres, Qomar nampak mengenakan kemeja warna krem lengan panjang dipadu celana kain warna gelap. Qomar menempati ruang depan sel tahanan. Tempat ini bersebelahan dengan ruang petugas jaga sel tahanan. 

Ruangan itu dipakai tahanan untuk menemui keluarga yang menjenguknya. Sejak dimasukkan ruang tahanan, Qomar memang belum ditempatkan di ruang tahanan utama bersama tahanan lain. 

"Kami pastikan dulu kondisi kesehatan sebelum dimasukkan ke sel tahanan," kata Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Triagung Suryomicho, Selasa (25/5/2019) sore.

Di ruangan itu, Qomar yang juga seorang politikus ini memanfaatkan waktu berbincang dengan keluarga dan berkonsultasi dengan pihak pengacara. Qomar terlihat membaca berkas surat dan menandatangani surat itu.

Terkait kasusnya, Polisi menjelaskan, Qomar menuliskan dirinya lulus S2 dan S3 di CV (Curriculum vitae) saat melamar rektor tapi pada akhirnya tak bisa menunjukkan ijazahnya. 

"Dalam CV (yang) diajukan (Qomar) tercantum lulus S2 dan S3 disertai surat keterangan lulus. Ini dipakai untuk mencalonkan diri menjadi rektor Umus (Universitas Muhadi Setiabudhi, Brebes)," jelas Kasat reksrim Polres Brebes, AKP Triagung Suryomicho kepada wartawan, Selasa (25/6/2019). 

"Kalau sempat kuliah itu betul. Namun surat keterangan kan tidak bisa digunakan seenaknya sendiri," lanjutnya.

CV tersebut digunakan Qomar saat melamar menjadi Rektor Umus, Brebes. Hingga akhirnya dia dilantik menjadi rektor universitas tersebut pada 9 Februari 2017. 

Kemudian saat kampus Umus, Brebes akan menggelar wisuda mahasiswanya pada November 2017 diketahui Qomar tak bisa menunjukkan ijazahnya. 

"Qomar tidak bisa menunjukan ijazah untuk kepentingan wisuda. Selanjutnya, Umus mengirimkan surat kepada perguruan tinggi yang mengeluarkan


BERITA TERKAIT