SD A Yani Digerayangi Pencuri. Pelakunya Terekam CCTV | Berita Terbaru Hari ini

Close

SD A Yani Digerayangi Pencuri. Pelakunya Terekam CCTV

  • 2019-07-17
  • Editor :junaedi
  • dibaca :996
SD A Yani Digerayangi Pencuri. Pelakunya Terekam CCTV Salah seorang guru menunjukkan lokasi tempat pelaku pencurian beraksi di SD IT Ahmad Yani, Rabu (17/7).(firman)

Klikapa.com - Sekolah dasar IT Ahmad Yani di Jalan Kahuripan Kota Malang dibobol maling. Pelaku terekam kamera CCTV itu menyikat laptop serta uang tas berisi uang Rp1,2 juta. Kasus ini kini sedang ditangani polisi.


Menurut wakil Kepala Sekolah Bidang Keagamaan dan SDM, Muflihun, peristiwa ini terjadi Rabu (17/7) sekitar pukul 09.55. Saat itu, seluruh guru dan karyawan sedang mengikuti kegiatan Halal Bihalal tenaga pendidik se-Kecamatan Klojen. 


“Acara ini diselenggarakan di masjid. Posisi ruang guru memang sedang sepi dan tidak ada orang,” jelasnya.


Ruangan ditinggal dalam keadaan tertutup namun tidak dikunci. “Ketika itu, kami sedang fokus acara. Sehingga tidak menyadari kalau ada yang masuk. Ruangan ini sehari-hari digunakan sebagai ruang tamu,’’ paparnya.


Ketika sepi itulah dimanfaatkan pelaku untuk masuk ke dalam ruang guru. Di sana, pelaku mengambil laptop salas seorang guru dan tas karyawan TU yang berisi uang sebesar Rp 1,2 juta dan surat-surat penting lainnya. 


“Jadi, pelaku mendatangi salah satu meja yang hanya ada tas saja. Setelah mengambil tas, ia ke meja sebelahnya, dimana ada sebuah laptop. Kemudian, laptop dimasukkan tas dan dibawa pergi,” urainya.


Peristiwa itu baru diketahui setelah Muflihun dan staf TU. Sony merasa kehilangan barang-barangnya. “Ketika lama dicari tidak ketemu, kami berinisiatif melihat rekaman CCTV. Ternyata, benar ada yang mencuri,” terangnya.


Dalam rekaman CCTV itu , pelaku juga sempat masuk ke ruangan kepala sekolah, namun tidak mengambil barang apapun. Pelaku memiliki ciri-ciri bertubuh tinggi dan berparas necis. 


“Ia juga menggunakan baju lengan pendek berwarna hijau dan celana hitam,” kata dia.


Muflihun mengaku kasus ini juga sudah dilaporkan ke polisi. “Kami melapor ke Polsek Klojen. Di sana, rekaman CCTV juga sudah kami serahkan. Guru yang kehilangan laptop juga sudah diminta untuk melengkapi berkas-berkas. Mudah-mudahan segera terungkap,” tandas dia.

Sementara


BERITA TERKAIT