Mantan Plt Ketum PSSI Jokdri Divonis 1,5 Tahun | Berita Terbaru Hari ini

Close

Mantan Plt Ketum PSSI Jokdri Divonis 1,5 Tahun

  • 2019-07-23
  • Editor :junaedi
  • dibaca :483
Mantan Plt Ketum PSSI Jokdri Divonis 1,5 Tahun Mantan Plt Ketum PSSI Joko Drijono.(dok.detikcom)

Klikapa.com -Mantan Plt Ketum PSSI Joko Driyono alias Jokdri divonis 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (23/7). Dalam amarnya hakim menanggap Jokdri terbukti menghilangkan barang bukti yang digaris polisi dalam kasus pengaturan skor.  

Atas vonis itu Jokdri dan penasihat hukum menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan upaya banding. Pengacara akan mempelajari putusan lengkap Joko Driyono. 

Vonis itu lebih ringan dari tuntun Jakasa Penuntun Umum (JPU) . Jaksa sebelumnya menuntut Jokdri hukuman 2,5 tahun penjara. Atas amar majelis hakim itu, Tim jaksa akan mempelajari putusan Jokdri sebelum menentukan sikap hukum. 

Amar majelis hakim menyatakan Jokdri terbukti menggerakkan atau menyuruh saksi Muhamad Mardani Morgot alias Dani dan Mus Muliadi mengambil barang-barang di kantornya. Adapun barang yang diambil berupa DVR server CCTV dan satu unit laptop merek HP Notebook 13 warna silver, yang sebagian atau seluruhnya dalam penguasaan penyidik Satgas Antimafia Bola. 

Padahal ruangan kantor PT Liga Indonesia di Gedung Rasuna Office Park (ROP) DO-07 sudah dipasangi garis polisi sejak Rabu, 30 Januari 2019. Namun, pada 31 Januari, Jokdri memerintahkan sopirnya, Muhammad Mardani Morgot, masuk ke ruangannya lewat pintu khusus untuk mengambil dokumen dan barang-barang. 

Mardani yang berhasil masuk ke ruangan Jokdri pada 31 Januari pukul 23.30 WIB. Dia mengambil notebook dan semua kertas yang ada di atas rak serta yang ada di dalam laci meja terdakwa. Tak hanya itu, Mardani bersama saksi Mus Mulyadi juga mengambil rekaman CCTV dengan cara mencabut digital video recorder (DVR).

Kemudian Mardani mengganti DVR CCTV yang rusak dengan DVR CCTV yang masih bagus (terdapat rekamannya). Selanjutnya DVR CCTV tersebut beserta laptop dan dokumennya dibawa ke mobil terdakwa Jokdri. Setelah itu, Jokdri juga meminta agar barang-barang tersebut dipindahkan dari mobilnya. 

Menyikapi putusan itu, pengacara Jokdri, Mustofa Abidin  akan mempelajari


BERITA TERKAIT