Diduga Stres, Ibu Ini Akhiri Hidupnya Nyebur Sumur | Berita Terbaru Hari ini

Close

Diduga Stres, Ibu Ini Akhiri Hidupnya Nyebur Sumur

  • 2019-07-23 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :603
Diduga Stres, Ibu Ini Akhiri Hidupnya Nyebur Sumur Petugas PMI Kabupaten Malang saat berusaha masuk sumur untuk mengevakuasi jenazah korban.(agung)

Klikapa.com -Warga Dusun Bedali Desa Sukorejo Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, heboh Selasa (23/7) pagi. Penyebabnya, Sutrini, 46, warga setempat, ditemukan tewas di dalam sumur.


Diduga, wanita ini nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun ke dalam sumur di dalam rumahnya.

  
"Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RSSA Malang untuk mendapatkan visum. Namun keluarga minta supaya dilakukan visum luar," ujar Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani.


Peristiwa ini terjadi pukul 09.30. Nurwasis, suami korban saat itu mencari keberadaan istrinya. Ketika dicari di dalam kamar korban tidak ditemukan. 

Nurwasis pun mencoba mencari di sumur yang ada di belakang rumahnya. Saat dilihat, ternyata tubuh korban sudah di dalam sumur dengan kedalaman 30 meter dalam kondisi tertelungkup.

Sejumlah petugas ketika berusaha mengevakuasi korban dari dalam sumur di rumah korban.

Melihat tubuh istrinya di dalam sumur, ia pun berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar lantas berdatangan. Warga segera melaporkan ke perangkat desa yang diteruskan ke Polsek Gondanglegi. 


Petugas PMI Kabupaten Malang pun segera datang dan mengevakuasi korban dari dalam sumur. Petugas cukup kerepotan karena lubang sumur cukup sempit.

 
Setelah berhasil dievakuasi tubuh korban yang sudah tidak bernyawa dilarikan ke rumah sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk divisum. 


Keterangan keluarga, korban diketahui beberapa kali mencoba bunuh diri. Tapi upaya itu selalu gagal. Korban mengakhiri hidup diduga karena depresi.


"Keterangan dari keluarga, korban sebelumnya sudah tiga kali mencoba bunuh diri dengan menceburkan diri ke sumur, namun selalu gagal. Dugaannya, korban bunuh diri karena depresi," jelas mantan Kanitreskrim Polsek Bantur ini.(agp/lim)


BERITA TERKAIT