Ada Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat, Ingin Tahu Datang Saja

  • 2016-04-06
  • Editor :junaedi
  • dibaca :7879
Ada Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat, Ingin Tahu Datang Saja Desa Wisata Poncokusumo yang emngandalkan potensi alam, salah satunya wana wisata bedengan berupa hutan pinus

MALANG – Program Desa Wisata terus dikembangkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Malang. Saat ini, sudah ada 17 desa wisata yang mampu dikelola dengan berbasis partisipasi masyarakat, jumlah itu akan terus ditambah.

Pengembangan desa wisata ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan pariwisata di Kabupaten Malang.Kepala Disbudpar Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara mengatakan, pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat menjadi fokusnya pada pelaksanaan programnya sepanjang tahun 2016 ini.

“Kabupaten Malang mempunyai wilayah sangat luas, dibutuhkan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat,” ujarnya kepada kilkapa.com (grup Malang Post) Selsa (6/4).

Dijelaskannya, sesuai nama program yakni pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat, maka masyarakat juga dilibatkan dalam hal pengelolaan maupun pengembanganya.
Yakni bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk mengelola obyek wisata maupun daerah wisata.

“Dalam pelaksananaya, kami mengacu pada tujuan semula, yakni mewujudkan Pariwisata Kabupaten Malang melalui EcoAgrowisata,” terang mantan kpala Dispora Kabupaten Malang ini.

Kata dia, pengelolaan dan pengembangan pariwisata meminimalisir keterlibatan pihak ketiga dalam hal ini investor. Terutama destinasi wisata yang berbasis alam. Kalaupun melibatkan investor, hanya sebagai stimulus supaya destinasi wisata yang dikelola oleh masyarakat tersebut dapat berjalan lebih baik lagi.

“Investor ini, sifatnya hanya memberi bantuan dan pembinaan. Sedangkan yang berhak mengelola adalah masyarakat itu sendiri,” tegasnya. Dia menyebut terdapat tiga Desa Wisata di Kecamatan Poncokusumo yang sukses, Desa Ngadas, Desa Gubugklakah dan Desa Poncokusumo yang berhasil mengelola Desa Wisata.

Di tiga desa tersebut, yakni masyarakat sekitar melakukan konservasi sumber air dan alam dalam mengelola tempat wisata. Selain itu, Desa Wisata yang sukses lainnya yakni Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo dan Desa Pujon Kidul Kecamatan Pujon. Sedangkan setiap desa wisata memiliki andalan tersendiri.

“Kami siap melakukan pembinaan kepada Desa yang mengajukan dan ingin menjadi desa wisata. Sehingga, kedepannya jumlah desa wisata dapat berambah semakin banyak lagi,” pungkasnya. (big/aim)  

Berita Terkait

Baca Juga