Siswa SMKN 1 Gondanglegi Tewas di Kamar Mandi Sekolah | Berita Terbaru Hari ini

Close

Siswa SMKN 1 Gondanglegi Tewas di Kamar Mandi Sekolah

  • 2019-07-31 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :884
Siswa SMKN 1 Gondanglegi Tewas di Kamar Mandi Sekolah Jenazah korban ketika ditemukan di dalam kamar mandi sekolah.(ist)

Klikapa.com -Seorang siswa SMKN 1 Gedangan di Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang, ditemukan tewas di kamar mandi sekolah, Selasa (30/7) malam. Kasus ini sedang ditangani Polisi.


Polisi yang segera melakukan olah TKP, diketahui korban adalah Yulianto Adi Prasetyo,17, warga Dusun Tlekung Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan.

Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka. Keluarga menolak dilakukan otopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah. 

"Tidak ada tanda kekerasan di tubuhnya. Keluarga juga menyadari bahwa kematian anaknya karena sakit," jelas Kapolsek Gedangan AKP Nuryono,Rabu (21/7).

Diperoleh keterangan, sebelumnya, tepatanya Selasa pagi, korban berpamitan kepada orang tuanya untuk berangkat sekolah. Sesampai di sekolah, korban mengikuti aktivitas belajar seperti biasanya.

Namun tidak lama, korban mengeluh kalau perutnya sakit, dan kepalanya terasa pusing. 

Akhirnya korban izin kepada gurunya untuk ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Setelah mendapat pengobatan, korban kembali ke kelasnya. Tetapi, korban kembali merasakan perutnya sakit. Dia lantas izin untuk keluar kelas. 

Sampai siang hari, jam pelajaran habis dan waktunya pulang, korban tidak kembali.

"Dari keterangan keluarga, ketika berangkat sekolah korban sudah mengeluh sakit perut. Orang tuanya sempat melarang sekolah, namun korban tetap berangkat sekolah," terang Nuryono.

Ketika malam hari korban belum juga pulang, orang tuanya mencari ke sekolah. Selanjutnya bersama penjaga sekolah, mencari di sekitar sekolah. 

Saat ke kamar mandi, muncul kecurigaan karena pintu kamar mandi terkunci dari dalam.

Begitu pintu dibuka paksa, baru ditemukan korban tergeletak di lantai sudah dalam kondisi meninggal dunia. Lantaran kematiannya dianggap tidak wajar, kejadian itu dilaporkan ke Polsek Gedangan. 

"Sebelum dibawa pulang ke rumah duka, jenazahnya dilakukan visum luar oleh petugas Puskesmas Gedangan. Dinyatakan memang tidak ada tanda kekerasan," tuturnya.(agp/lim)
 


BERITA TERKAIT