Oknum Satpol PP Kota Malang Diduga Menipu CPNS Rp 75 Juta | Berita Terbaru Hari ini

Close

Oknum Satpol PP Kota Malang Diduga Menipu CPNS Rp 75 Juta

  • 2019-08-13
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1308
Oknum Satpol PP Kota Malang Diduga Menipu CPNS Rp 75 Juta Bukti kwitansi yang ditunjukkan korban penipuan oknum Satpol PP di Kecamatan Blimbing Kota Malang.(dok.deticom)

Klikapa.com -Seorang oknum petugas ketentraman dan ketertiban (Trantib) Satpol PP Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Nanang Purwoaji, 45, dilaporkan karena diduga melakukan penipuan terhadap (Calon Pegawai Negeri Sipil) CPNS. Korbannya berinisial KS, seorang pemuda asal Pakisaji, Kabupaten Malang. Ia mengaku telah mengeluarkan uang Rp 75 juta kepada oknum tersebut.

Terbongkarnya kasus ini setelah KS memburu keberadaan Nanang Purwoaji.  KS bertandang ke kantor Kecamatan Blimbing, tujuannya menagih janji Nanang, Selasa (13/8).

Kepada wartawan, KS menceritakan kronologi kasus yang dialaminya. Kasus ini Berawal ketika orang tuanya bertemu dengan tetangga desa yang menawarkan pekerjaan honorer di Satpol PP Kota Malang melalui Nanang.

Karena SK dalam kondisi menganggur, lulus SMK 2014 silam itu bersama orang tuanya berminat menangkap peluang kerja itu. Beberapa hari kemudian datanglah Nanang ke rumah KS, dan menawarkan peluang menjadi honorer itu.

Untuk menyakinkan korban, Nanang membawa formulir perekrutan honorer Satpol PP Kota Malang. KS bersama orang tuanya semakin yakin, jika tawaran itu memang benar.

"Saya kemudian diberi formulir untuk masuk honorer di Satpol PP Kota Malang. Pak Nanang minta biaya administrasi tahap pertama Rp 5 juta dan selanjutnya Rp 10 juta. Kami bayar dan ada kuitansinya," ujar KS ditemui di kantor Kecamatan Blimbing Jalan Raden Intan, Kota Malang, Selasa (13/8).

Berdasarkan bukti-bukti yang ditunjukkan KS, dalam pembayaran pertama tertanggal 7 Febuari 2019. Nanang menyerahkan kuintasi bertanda tangan Sekda Kota Malang Wasto, yang berstempel Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Malang.

Sementara pada kuintasi pembayaran kedua sebesar Rp 10 juta, tertanggal 21 Febuari 2019, Nanang membubuhkan tanda tangannya untuk keperluan biaya administrasi Satpol PP Kota Malang. Setelah tidak ada kabar kepastian jadi honorer, KS mulai menagih janji Nanang.

Namun, di tengah itu Nanang justru menawarkan peluang menjadi CPNS di tempat yang sama. Dengan syarat KS harus membayar Rp


BERITA TERKAIT