Pelaku Perampasan Siswa SMP dan SMA di Singosari Ditangkap | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pelaku Perampasan Siswa SMP dan SMA di Singosari Ditangkap

  • 2019-08-19
  • Editor :junaedi
  • dibaca :802
Pelaku Perampasan Siswa SMP dan SMA di Singosari Ditangkap Pelaku pertampasan di Singosari yang ditangkap petugas berikut barang buktinya.(ist)

Tersangka Abdul Holic dan barang bukti yang diamankan anggota Reskrim Polsek Singosari

Klikapa.com -Pelaku perampasan di Singosari, Kabupaten Malang disergap polisi. Dia adalah Abdul Holiq, 39, warga Jalan Muharto Gg VIII Kelurahan Jodipan,Blimbing, Kota Malang.

Dia ditangkap di Jalan Irigasi Tumapel Kelurahan Pagentan Kecamatan Singosari. Saat itu pelaku sedang mengincar korbannya.  

"Saat itu tersangka hendak melakukan perampasan barang-barang milik korbannya. Oleh anggota dibuntuti dan langsung diamankan," kata Kapolsek Singosari, Kompol Untung Bagyo Riyanto, Senin (19/8). 

Dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti satu unit motor Honda Revo N 2832 CB, tiga unit HP, dua memory card, dua sim, card, satu kartu ATM, dan nota penjualan. 

Menurut Untung, penangkapan tersangka ini berdasarkan hasil penyelidikan petugas. Di mana beberapa kali petugas mendapat laporan kejadian perampasan, dengan korban anak-anak usia SMP dan SMA. 

Pelaku melakukan perbuatannya dengan modus menuduh korban melakukan pemukulan terhadap saudaranya. Selanjutnya, pelaku membawa korban ke Jalan Irigasi Tumapel. Di jalan tersebut, pelaku melucuti harta benda milik korban.

"Berbekal informasi yang kami terima, anggota melakukan penyelidikan dan datang ke Jalan Irigasi Tumapel, Sabtu (17/8) lalu. Saat bersamaan pelaku sedang melakukan aksinya. Saat itu juga kami amankan," tambah Untung.

Yang menjadi korban saat itu, Achmad Sandi, 13 tahun, warga Jalan Pandawa Kecamatan, Lawang, 6 Agustus 2019 lalu. HP milik korban dirampas oleh pelaku, setelah korban dituduh pelaku melakukan penganiayaan terhadap saudara pelaku.  

"Tersangka langsung kami amankan saat itu beserta dengan barang buktinya. Dan pelaku kami kenakan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan  tahun penjara.(ira/lim)


BERITA TERKAIT