Kakak Adik Komplotan Maling Yang Biasa Nyasar Sekolah Diringkus | Berita Terbaru Hari ini

Close

Kakak Adik Komplotan Maling Yang Biasa Nyasar Sekolah Diringkus

  • 2019-09-16 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :582
Kakak Adik Komplotan Maling Yang Biasa Nyasar Sekolah Diringkus Kedua kakak beradik Yusuf dan adiknya Muhammad alias Memed, yang diamankan polisi.

Klikapa.com  -Komplotan pencuri yang biasa menyasar gedung berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Kepanjen akhir pekan kemarin. Mereka diketahui kakak beradik dan satu pelaku lagi, masih berusia di bawah umur. 

Pelaku kakak beradik itu adalah Yusuf, 28, dan adiknya Muhammad alias Memed, 22. Keduanya warga Desa Karangsari Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. 

Sedangkan satu pelaku yang masih anak-anak adalah Edu, 15, warga Desa Rejoyoso Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

"Untuk tersangka Yusuf, sudah kami limpahkan ke Polsek Pagak. Karena selain beraksi di Kepanjen, juga di wilayah Kecamatan Pagak. Sedangkan yang anak-anak, kami titipkan di UPPA Polres Malang," jelas Kapolsek Kepanjen Kompol Bindriyo, Senin (16/9).

Menurut Bindriyo, kawanan pencuri ini ditangkap setelah beraksi di SD Kedungpedaringan dan SD Talangagung Kepanjen. Mereka mencuri peralatan olahraga dan sound system. 

Modusnya, mereka bertiga keliling mencari sasaran pada siang hari. Baru malam harinya mereka beraksi. Mereka masuk gedung sekolah dengan memanjat dinding. 

Selanjutnya masuk ke ruang guru dan kepala sekolah, dengan cara mencongkel jendela. Setelah itu mencari barang berharga. 

Begitu mendapatkan hasil, ketiganya langsung kabur. Sebagian barang hasil mencuri langsung dijual.

"Barang bukti yang kami amankan adalah peralatan olahraga yang belum sempat terjual. Sedangkan barang lainnya seperti sound system sudah terjual," ujar mantan Kapolsekta Lowokwaru ini.

Kasus pencurian tersebut, sekarang masih dalam pendalaman. Petugas masih mengembangkan perkaranya untuk mencari barang bukti serta TKP lainnya. 

Dalam pemeriksaan, mereka mengaku ada enam TKP yang diakui. Yakni tiga kali di wilayah Kepanjen, dan tiga kali di wilayah Kecamatan Pagak.

"Mereka bertiga kami tangkap berdasarkan penyelidikan. Pelaku yang masih di bawah umur, yang kali pertama kami amankan. Kemudian baru berkembang ke pelaku lainnya," pungkasnya.(agp/lim)


BERITA TERKAIT