Lepas Status CEO, Bowo Kelola Kirkos Bar and Resto

Lepas Status CEO, Bowo Kelola Kirkos Bar and Resto Wajah sangat Bowo (kedua dari kiri) sumringah saat peluncuran Kirkos Bar and Resto miliknya, Jumat malam. (HARY SANTOSO)

SURABAYA – Setelah kurang lebih 7 bulan menanggalkan statusnya sebagai CEO di PT Axiata XL, tidak membuat Kencono Wibowo bisa berdiam diri. Bahkan, cita-citanya ingin menjadi bos sebuah perusahaan akhirnya terwujud juga. Jumat malam kemarin, Bowo – begitu biasa disapa – meluncurkan Kirkos Bar and Resto yang didirikannya di Ciputra World (Ciwo) Surabaya. Sayangnya, ketika ditanya soal investasi yang dibenamkan, Bowo dengan diplomatis enggan merinci. ‘’Investasi saya bagi dalam beberapa item. Investasi untuk pengambilalihan Kirkos, investasi untuk desain sampai investasi furniturenya,’’ kilah Bowo, yang pernah 17 tahun bekerja di XL Axiata ini. Diceritakan dia, Kirkos sebelumnya sudah pernah ada dan beroperasi. Tetapi, karena sesuatu hal di tangan pengelola sebelumnya, Kirkos berhenti di tengah jalan. Dengan kata lain, Kirkos tidak mampu ‘meladeni’ keinginan warga Surabaya. ‘’Ketika saya temukan Kirkos, kondisi sudah tutup 2 bulan. Kemudian saya coba timbang-timbang, akhirnya saya putuskan saya ambil alih. Pada 4 Maret lalu saya soft launch untuk uji coba. Baik produk makanan, minuman sampai layanan,’’ kenang Bowo. Disebutkan dia, konsep mengoperasionalkan Kirkos Bar and Resto dipilih dengan berbagai pertimbangan. Saat ini, di Surabaya belum ada tempat hang out yang pas untuk kalangan muda, pengusaha bahkan profesional. Kalau pun ada, lanjut dia, terkendala soal kapasitas tampungnya. Atau ada handicap lahan parkir yang tidak pas. ‘’Di sini anda bisa rasakan sendiri. Dengan luas sekitar 800 M2 pengunjung bisa benar-benar lepas menikmati waktu hang out-nya,’’ ujar Bowo. Sesuai statusnya sebagai bar, Kirkos yang diambil dari bahasa latin berarti lingkaran, menyediakan berbagai minuman. Mulai bir, Jack Daniels sampai lemon tea. Begitu juga masakannya, mulai spagheti sampai bebek goreng khas Surabaya. ‘’Semua masakan di sini halal. Kami tidak ingin mengecewakan masyarakat Surabaya. Apalagi Kirkos dengan kapasitas 500 orang sering dijadikan virtual office perusahaan besar di Surabaya,’’ katanya. Ditambahkan dia,

Berita Terkait