Pingin Pis, Sopir Angkot Tewas Ditabrak KA | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pingin Pis, Sopir Angkot Tewas Ditabrak KA

  • 2020-02-18 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :828
Pingin Pis, Sopir Angkot Tewas Ditabrak KA Petugas saat mengevakuasi jenazah sopir angkut yang tertabrak KA saat akan kencing.(fino)

Klikapa.com -Nahas dialami Suyanto, 59, warga Jalan Memberamo, Kelurahan Bunulrejo, Kota Malang. Sopir Angkot ini tewas seketika tersambar kereta api Mutiara Selatan jurusan Surabaya-Malang, Selasa (18/2) siang.


Peristiwa itu terjadi saat korban bermaksud ingin buang air kecil di pinggir rel kereta api Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. 


Korban diketahui sempat terpental beberapa meter dan tewas seketika di tempat terjadinya perkara (TKP). 


Keterangan di lapangan, kecelakaan ini berawal saat Suyanto berhenti di persimpangan kereta api di Karanglo, dekat salah satu pabrik rokok. Dia lalu turun dari angkotnya, dan menuju sisi selatan persimpangan kereta api untuk kencing. 


Pada saat itu ia melintasi rel kereta api. Mungkin karena sudah tak tahan, ia tak perhatiakan jika saat itu ada KA Mutiara Selatan yang berjalan dari arah selatan.


“Korban langsung tersambar kereta api, dan terpental ke arah barat rel kereta api, dan meninggal dunia di tempat,” ungkap Danramil Singosari, Kapten Arm Abdul Qodir, Selasa (18/2). 


Masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian ini, langsung berkerumun sekitar pukul 13.30 WIB. Korban sudah tidak bergerak dengan luka parah di bagian kepala. 


Menurut kesaksian Eko Surya Prabowo, 30, petugas palang pintu perlintasan KA, kereta api sudah membunyikan klakson panjang kurang dari 100 meter dari persimpangan kereta api Karanglo Singosari itu.


Namun korban seperti tidak mendengar. Dia terus berjalan ke dekat rel kereta api. Sehingga korban tertabrak KA Mutiara Selatan. Masyarakat dan petugas perlintasan langsung menghubungi pihak berwajib. 


Petugas yang tiba di tempat kejadian, langsung mengevakuasi jenazah korban ke dalam kantong mayat dan dievakuasi ke RSSA Malang untuk divisum.(fin/agp)


BERITA TERKAIT